IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Rupiah Tembus 17.000 per Dolar AS

Sejumlah orang sedang menatap layar IHSG.

Fokusmedan.com : Mayoritas bursa saham global bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini.

Pada sesi pembukaan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun ke level 7.001 dan sempat diperdagangkan di bawah level psikologis 7.000. Secara teknikal, IHSG dinilai berpeluang menguji level support di kisaran 6.930.

Tekanan terhadap IHSG juga dipicu pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak di atas level psikologis 17.000 per dolar AS. Pada perdagangan pagi, rupiah tercatat melemah ke level 17.005 per dolar AS, yang berpotensi membebani kinerja pasar keuangan domestik secara keseluruhan.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak mentah jenis WTI yang mencapai sekitar 115 dolar AS per barel turut menambah tekanan. Lonjakan harga minyak ini dipengaruhi meningkatnya eskalasi konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, termasuk ancaman dari Presiden AS terkait Selat Hormuz.

“Pelaku pasar menilai konflik ini belum akan mereda dalam waktu dekat. Sentimen geopolitik masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, kondisi tersebut berpotensi memicu volatilitas tinggi dan membuat pasar cenderung mengabaikan agenda ekonomi dalam waktu dekat.

Sementara itu, harga emas dunia tercatat bertahan di kisaran 4.638 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,54 juta per gram. Pergerakan harga emas cenderung stabil dan sedikit menguat dibandingkan perdagangan sebelumnya, meski masih dibayangi tekanan sentimen negatif. (ram)