Wali Kota Medan Tegaskan Perang terhadap Narkoba dan Judi, 119 Kasus Terungkap dalam Operasi Ketupat

Konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti di Lapangan Polrestabes Medan.

Fokusmedan.com : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam memberantas narkoba, perjudian, dan kejahatan jalanan, menyusul pengungkapan ratusan kasus oleh Polrestabes Medan dalam rangkaian Operasi Ketupat Toba 2026.

Dalam konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti di Lapangan Polrestabes Medan, Senin (13/4/2026), Rico menyebut maraknya pengungkapan kasus menjadi bukti ancaman serius yang dihadapi Kota Medan.

“Selama saya menjabat, bersama Kapolrestabes, sudah empat kali kita melakukan konferensi pers seperti ini. Artinya, kasus-kasus ini cukup banyak dan terus berulang,” ujarnya.

Ia menyoroti dampak besar kejahatan, khususnya narkoba dan perjudian, yang dinilai merusak masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, Pemko Medan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen tidak memberi ruang bagi praktik tersebut.

“Atas nama Pemko Medan, kami mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan dan Forkopimda dalam menjaga ketertiban dan keamanan kota,” katanya.

Rico menegaskan, sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus diperkuat guna mewujudkan Medan yang bebas dari kejahatan.

“Kami pastikan tidak ada ruang untuk narkoba, perjudian, maupun kejahatan lainnya di Kota Medan,” tegasnya.

Ia juga memastikan sanksi tegas bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat praktik ilegal.
“Jika ada yang terlibat, baik sebagai pengguna maupun kurir, akan langsung diberhentikan. Tidak ada toleransi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, selama Operasi Ketupat Toba 2026, pengungkapan kasus meningkat 24 persen dengan total 119 kasus.

Rinciannya meliputi 23 kasus kejahatan jalanan, 35 kasus perjudian, 58 kasus narkoba, dan 3 kasus premanisme. Selain itu, terdapat 11 kasus prioritas yang sempat viral dan menjadi perhatian publik. (Rio)