
Fokusmedan.com : Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah strategis penghematan energi nasional.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, pertemuan tersebut difokuskan pada upaya pemerintah mengantisipasi dinamika geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi dunia.
Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya langkah antisipatif yang terukur guna menjaga ketahanan energi nasional di tengah situasi global yang dinamis.
“Presiden membahas langkah-langkah strategis terkait rencana penghematan energi di berbagai sektor sebagai antisipasi dinamika geopolitik di Timur Tengah yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi global,” ujar Seskab.
Lebih lanjut, Presiden menginstruksikan agar kebijakan efisiensi energi difokuskan pada sektor-sektor spesifik yang memiliki dampak signifikan terhadap konsumsi energi nasional.
“Efisiensi perlu difokuskan pada sektor tertentu guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri,” lanjutnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah berupaya memastikan kebijakan penghematan energi berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. (ram)
