
Fokusmedan.com : Kemampuan komunikasi interpersonal pramusaji terbukti berperan besar dalam menentukan kelancaran pelayanan restoran. Penelitian yang dilakukan di menunjukkan kontribusi komunikasi mencapai 68,5 persen terhadap operasional layanan.
Penelitian oleh Nova Syahfitri dari ini menggunakan metode survei kuantitatif terhadap seluruh pramusaji di restoran dalam kawasan resort. Instrumen yang digunakan mengukur dimensi komunikasi interpersonal, meliputi kemampuan menyimak, empati, asertivitas, dan keterampilan berbicara.
Hasil analisis regresi linear menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kemampuan komunikasi interpersonal dengan kelancaran operasional pelayanan restoran.
Secara rinci, variabel komunikasi interpersonal memberikan kontribusi sebesar 68,5 persen. Dari seluruh dimensi yang diteliti, empati dan kemampuan menyimak menjadi faktor paling dominan.
Pramusaji yang mampu memahami kebutuhan tamu serta mendengarkan secara saksama terbukti lebih cepat dan tepat dalam memproses pesanan. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya waktu tunggu dan minimnya kesalahan dalam pelayanan.
Temuan tersebut menjadi catatan penting bagi manajemen maupun industri hospitality secara umum. Peningkatan kualitas layanan dinilai perlu didukung melalui pelatihan komunikasi interpersonal secara berkala, program mentoring antarpramusaji, serta integrasi aspek komunikasi dalam proses rekrutmen dan evaluasi kinerja.
Selain itu, manajemen juga disarankan membangun budaya kerja yang mendorong komunikasi terbuka antardepartemen guna meningkatkan koordinasi layanan.
Dengan temuan ini, dinilai dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan sumber daya manusia di sektor pelayanan. Di tengah perkembangan teknologi, aspek sentuhan manusia (human touch) tetap menjadi elemen penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang berkualitas.
Highlight
“Kemampuan komunikasi bukan sekadar pelengkap, tetapi kunci utama kelancaran pelayanan dan kepuasan pelanggan.”
Versi Media Sosial
Instagram / Facebook
Komunikasi pramusaji ternyata punya peran besar!
Penelitian di Taman Simalem Resort: 68,5% kelancaran layanan ditentukan komunikasi interpersonal.
Kunci utamanya: empati & kemampuan menyimak.
Human touch tetap jadi penentu di industri pelayanan.
Twitter / X
Riset di Taman Simalem Resort: komunikasi pramusaji berkontribusi 68,5% pada kelancaran layanan restoran.
Faktor kunci: empati & kemampuan menyimak. #Pariwisata #Hospitality
LinkedIn
Insight Hospitality:
Komunikasi interpersonal pramusaji berkontribusi 68,5% terhadap kelancaran operasional restoran.
Fokus utama:
• Empati
• Active listening
Implikasi: pelatihan komunikasi, mentoring, dan integrasi dalam rekrutmen menjadi kunci peningkatan layanan.
Penulis : Nova Syahfitri, Politeknik Pariwisata Medan
