
Fokusmedan.com : Bill Gates mengungkapkan penyesalan mendalam atas setiap detik yang dihabiskannya bersama Jeffrey Epstein, seorang predator seksual. Pernyataan ini muncul setelah mantan istrinya, Melinda Gates, mengungkapkan bahwa masih ada banyak pertanyaan yang harus dijawab mengenai hubungan Gates dengan Epstein, yang merupakan terpidana pelaku kejahatan seksual.
Hal ini juga terkait dengan rilis dokumen terbaru oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat mengenai penyelidikan terhadap Epstein, yang dikenal dengan sebutan Epstein Files. Dokumen tersebut mencakup email-email antara Epstein dan berbagai tokoh terkenal, yang mengungkapkan hubungan pertemanan yang dekat, dugaan transaksi keuangan ilegal, serta foto-foto pribadi yang mencolok.
Dalam salah satu draf email yang terdapat dalam dokumen tersebut, Epstein menuduh Gates terlibat dalam hubungan di luar pernikahan. Epstein menyebut bahwa hubungan mereka mencakup berbagai hal, termasuk “membantu Bill mendapatkan obat-obatan untuk menghadapi konsekuensi dari hubungan seksual dengan perempuan Rusia dan memfasilitasi pertemuan gelapnya dengan perempuan-perempuan yang telah menikah.” Gates, yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia, menanggapi tuduhan ini dengan tegas.
“Setiap menit yang saya habiskan bersama dia, saya menyesalinya, dan saya meminta maaf,” ungkapnya dalam wawancara dengan 9News Australia yang ditayangkan pada Rabu (4/2/2026). Meskipun demikian, Gates membantah isi draf email tersebut dengan keras, menyatakan bahwa email itu tidak pernah dikirim dan tidak benar.
Gates menambahkan, “Saya tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya saat menulis itu. Apakah dia mencoba menyerang saya dengan cara tertentu?” Pernyataan serupa juga disampaikan oleh juru bicara Gates setelah sejumlah dokumen baru terkait penyelidikan terhadap Epstein dipublikasikan. Juru bicara tersebut menyatakan, “Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah rasa frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan Gates, serta sejauh mana upaya yang ia lakukan untuk menjebak dan mencemarkan nama baik.” Dengan pernyataan ini, Gates berusaha untuk membersihkan namanya dari berbagai tuduhan yang tidak berdasar.
Reaksi Melinda Gates
Melinda mengungkapkan kepada National Public Radio (NPR) bahwa publikasi dokumen tersebut menghidupkan kembali “kenangan akan masa-masa yang sangat, sangat menyakitkan dalam pernikahan saya”. Ia menambahkan, “Bagi saya secara pribadi, setiap kali detail-detail itu muncul, rasanya sangat berat,” dan melanjutkan, “Pertanyaan apa pun yang masih tersisa tentang hal tersebut—saya bahkan tidak bisa mulai memahami semuanya—pertanyaan-pertanyaan itu adalah untuk orang-orang yang terlibat dan juga untuk mantan suami saya. Mereka yang harus menjawab hal-hal itu, bukan saya.”
Bill Gates dan Melinda resmi bercerai pada tahun 2021. Dalam wawancara yang sama dengan 9News, Bill Gates menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Epstein terjadi pertama kali pada tahun 2011, di mana mereka sempat makan malam bersama beberapa kali selama tiga tahun. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein di Karibia dan tidak memiliki hubungan dengan perempuan-perempuan yang disebutkan.
“Fokusnya selalu pada klaim bahwa dia mengenal banyak orang yang sangat kaya dan dia mengatakan bisa mengajak mereka menyumbang untuk kesehatan global. Jika dilihat kembali sekarang, itu adalah jalan buntu,” ungkap Gates.
Dokumen yang dirilis oleh Epstein Files menegaskan bahwa hanya karena nama seseorang tercantum dalam dokumen tersebut, tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran hukum. Namun, dokumen itu mengungkapkan berbagai keterkaitan antara Epstein dan tokoh-tokoh publik, yang sebelumnya sering kali meremehkan atau bahkan menyangkal hubungan mereka dengan Epstein.
Epstein sendiri sudah meninggal dunia. Ia ditemukan tewas di sel penjaranya di Metropolitan Correctional Center, New York, pada 10 Agustus 2019. Hasil autopsi resmi menyatakan bahwa ia meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri saat menunggu persidangan kasus perdagangan seks anak di bawah umur.(yaya)
