5 Cara Mengatasi Leher Kaku Secara Alami, Mudah Dipraktikkan

fokusmedan : Leher terasa kaku atau tegang setelah bangun tidur kerap mengganggu saat akan melakukan aktivitas sehari-hari. Leher kaku biasanya disebabkan karena cedera atau memiliki tekanan berlebihan. Selain menimbulkan rasa nyeri, leher kaku bisa menjadi tanda penyakit serius di dalam tubuh yang tidak boleh diabaikan.

Penyebab leher kaku bisa beragam, mulai yang ringan hingga serius. Dalam kondisi tertentu, gangguan pada leher ini memerlukan penanganan medis yang cepat. Pasalnya, sebagian kasus leher kaku bisa menjadi salah satu gejala awal penyakit berbahaya di dalam tubuh.

Mengetahui penyebab leher kaku bisa menentukan penanganan yang tepat terhadap gangguan ini. Oleh karena itu, jika Anda sering mengalami leher kaku, sebaiknya segara diatasi. Hal ini perlu dilakukan agar terhindar dari risiko penyakit serius pada tubuh.

Lantas, bagaimana cara mengatasi leher kaku sevara alami? Simak ulasannya yang merdeka.com rangkum dari Liputan6.com berikut ini:

Penyebab Leher Kaku

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi leher kaku, ada baiknya kita tahu penyebabnya. Salah satu penyebab leher kaku yang paling sering terjadi dalah posisi tidur yang salah. Biasanya, seseorang akan merasakan kaku pada leher saat tidur tengkurap. Saat tidur tengkurap, leher diputar ke satu sisi selama berjam-jam.

Selain itu, ada beberapa penyebab leher kaku lainnya, di antaranya seperti berikut:

1. Kesleo

Penyebab leher kaku yang paling umum ialah keseleo. Kondisi ini biasanya terjadi pada leher bagian samping maupun belakang. Biasanya keseleo pada leher bisa disebabkan oleh beragam faktor seperti terlalu lama tidur miring, postur tubuh yang buruk, jatuh, dan stres.

2. Cedera Lecutan

Penyebab leher kaku berikutnya adalah cedera lecutan. Cedera ini biasanya disebabkan oleh benturan atau pukulan pada leher. Kondisi ini bisa terjadi saat kecelakaan mobil yang menyebabkan kepala tiba-tiba tersentak maju dan mundur.

Cedera lecutan bisa ditandai dengan beberapa gejala seperti sakit kepala, sakit punggung dan bahu, pusing, dan kesulitan berkonsentrasi. Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter.

3. Stres

Salah satu penyebab kaku leher yang sering terjadi ialah karena stres. Ketika seseorang mengalami stres atau rasa cemas berlebihan, otot-otot leher juga bisa ikut tegang dan menyebabkan rasa nyeri. Selain itu, beberapa faktor psikologis lainnya juga kerap dikaitkan sebagai penyebab utama sakit leher.

4. Saraf Terjepit

Saraf kejepit terjadi saat terlalu banyak tekanan yang diberikan pada saraf oleh jaringan di sekitarnya, seperti tulang, otot, tulang rawan, atau tendon. Tekanan ini dapat mengganggu fungsi saraf, yang bisa menyebabkan mati rasa, kesemutan, dan kaku. Sehingga, leher juga bisa mengalami saraf terjepit yang menyebabkan kaku dan nyeri.

5. Meningitis

Salah satu gejala meningitis yang kerap dialami penderita ialah kaku pada leher. Hal ini karena penyakit meningitis menyebabkan peradangan di bagian meninges atau lapisan tulang belakang dan otak.

Meningitis bisa disebabkan karena terinfeksi virus, bakteri, jamur dan parasit. Faktor pemicu penyakit ini, di antaranya cedera kepala, kanker dan lupus. Penderita meningitis juga mengalami gejala lain, seperti mual, muntah hingga kebingungan atau disorientasi.

Cara Mengatasi Leher Kaku

Leher kaku bisa terjadi akibat otot di sekitar leher yang lelah atau menegang. Gangguan pada leher ini kerap menimbulkan rasa nyeri dan sulit menggerakkan kepala seperti biasa. Biasanya, kondisi ini sering terjadi saat Anda duduk terlalu lama di depan layar komputer dan posisi tidur yang buruk.

Ada beberapa cara mengatasi leher kaku secara alami, di antaranya sebagai berikut:

1. Aktif Bergerak

Tubuh yang kurang gerak bisa memberikan tekanan berlebihan pada otot leher. Sehingga, berusaha untuk tetap aktif bergerak berfungsi efektif untuk mengatasi leher tegang. Lakukan gerakan peregangan seperti menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah.

2. Perbaiki Posisi Tidur

Seperti yang sudah diketahui, salah penyebab leher kaku ialah posisi tidur yang salah. Sehingga, memperbaiki posisi tidur bisa mencegah terjadinya leher kaku dan tegang.

Salah satu posisi tidur yang harus Anda hindari ialah tengkurap. Posisi ini mengharuskan kepala Anda untuk menghadap ke kiri atau ke kanan dalam waktu yang lama. Sehingga, kondisi ini bisa menimbulkan ketegangan pada otot leher.

Untuk menghindari ketegangan otot akibat posisi tidur yang salah, sebaiknya Anda tidur dengan posisi telentang atau tidur menyamping. Selama masa penyembuhan, Anda juga bisa tidur di atas kasur tanpa bantal. Hal ini dipercaya mampu mengatasi leher kaku atau tegang.

3. Kompres

Cara mengatasi leher kaku yang paling mudah ialah meringankan rasa sakitnya dengan kompres. Untuk kompres, Anda bisa menggunakan air dingin maupun air hangat. Hal ini bisa meringankan rasa sakit pada leher karena kompres mampu mereleksasi otot yang kaku dan tegang.

4. Lakukan Peregangan

Cara mengatasi leher kaku berikutnya yaitu aktif melakukan peregangan. Aktivitas ini dipercaya mampu mencegah leher dan kaku. Caranya cukup mudah, peregangan bisa dilakukan dengan menyondongkan bahu ke depan dan belakang, regangkan bahu ke atas dan ke bawah, dan putar ke segala sisi secara perlahan.

5. Mengurangi Stres

Seperti yang sudah diketahui, stres dapat menyebabkan leher menjadi kaku dan nyeri. Oleh karena itu, kurangi aktivitas yang membuat Anda stres. Beberapa cara mengatasi leher kaku yang bisa dilakukan ialah meditasi, membaca buku, dan mendengarkan musik.

Selain itu, menjaga pola makan sehat dan olahraga secara rutin juga mampu mengatasi leher kaku atau tegang. Lakukan beberapa cara tersebut sebelum atau setelah melakukan aktivitas sehari-hari.(yaya)