KAI Bandara Imbau Masyarakat Disiplin di Perlintasan, Tekan Risiko Kecelakaan

KAI Bandara terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Fokusmedan.com : PT Railink sebagai operator KAI Bandara mengimbau masyarakat untuk selalu taat dan disiplin saat melintas di perlintasan kereta api. Imbauan ini disampaikan guna meningkatkan kesadaran keselamatan, mengingat perlintasan sebidang menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas.

Keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diminta mematuhi rambu-rambu, berhenti saat sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai tertutup, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel.

Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, mengatakan edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keselamatan di perlintasan kereta api.

“Keselamatan di perlintasan adalah prioritas utama kami. Kami terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun yang paling penting adalah kesadaran dan kepatuhan saat melintas. Patuhi rambu, jangan menerobos palang pintu, dan pastikan kondisi benar-benar aman,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, kecelakaan di perlintasan kerap terjadi akibat kelalaian pengguna jalan yang mengabaikan aturan. Karena itu, masyarakat diajak menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menerapkan prinsip dasar keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang, yakni berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, mendengarkan tanda keberadaan kereta, serta tidak memaksakan diri jika kondisi belum aman.

KAI Bandara berkomitmen mendukung peningkatan keselamatan transportasi melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi. Dengan kepatuhan bersama, diharapkan angka kecelakaan di perlintasan kereta api dapat ditekan. (ng)