
Fokusmedan.com : Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Hal tersebut disampaikan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, dalam konferensi pers di Gedung Perum Bulog Kanwil Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (13/3/2026).
Budi menjelaskan, Bulog mengoptimalkan delapan saluran distribusi untuk menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar dapat diakses masyarakat dengan harga terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya pemerintah melalui Bulog untuk mendistribusikan beras SPHP kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami memiliki delapan saluran distribusi utama,” ujar Budi.
Delapan saluran tersebut antara lain pasar tradisional, Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta sinergi dengan sejumlah BUMN seperti PT Pos Indonesia, Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), ID Food, dan Pupuk Indonesia.
Selain itu, distribusi juga dilakukan melalui pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, Bank Indonesia, koperasi milik pemda, hingga outlet BUMD di setiap kabupaten dan kota.
“Saluran yang juga sangat efektif adalah Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikelola masyarakat di bawah binaan Bulog,” jelasnya.
Budi menambahkan, kerja sama dengan Polda Sumut juga dilakukan dalam penyaluran beras SPHP. Melalui jaringan Polri, Bulog menargetkan distribusi sekitar 4.900 ton atau 10 persen dari total target tahunan 49 ribu ton.
Hingga pertengahan Maret 2026, Bulog Sumut telah menyalurkan beras SPHP sebanyak 14.970 ton kepada masyarakat.
Ia memastikan distribusi akan terus dilakukan tanpa hambatan, termasuk saat masa libur Lebaran.
“Kami tidak membatasi distribusi. Bahkan saat Lebaran pun kami tetap bekerja agar pasokan beras tetap tersedia bagi masyarakat,” tegasnya. (ng)
