
Fokusmedan.com : Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Raja Abdullah II ibn Al Hissein di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehormatan sebagai bagian dari agenda kunjungan resmi kenegaraan.
Kedatangan Prabowo disambut langsung dengan tiupan terompet serta pasukan jajar kehormatan yang berdiri rapi memberikan salam kebesaran, menandai eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Yordania.
Bedasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Prabowo disambut langsung oleh Raja Abdullah II bersama Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Al Hussein bin Abdullah II setibanya di Istana Basman. Mereka lalu melakukan sesi foto bersama di salah satu sudut utama Istana Basman.
Upacara Penyambutan
Selanjutnya, Prabowo menerima upacara penyambutan resmi yang diawali dengan memperdengarkan lagu kebangsaan Republik Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah. Setelahnya, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang menandai penghormatan tertinggi bagi tamu negara.
Usai upacara penyambutan, Prabowo bersama Raja Abdullah II kemudian menuju ruang kerja istana untuk melakukan pertemuan _tête-à-tête_ atau empat mata yang diikuti dengan pertemuan lanjutan dengan delegasi kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis mulai dari penguatan kerja sama kedua negara hingga kolaborasi di bidang kemanusiaan, termasuk terkait stabilitas dan perdamaian kawasan.
Kerajaan Yordania Hasyimiah
Tahun 2026 menjadi momentum bagi Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah karena menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Dalam kurun waktu tersebut, hubungan bilateral kedua negara terus berkembang secara konstruktif pada sejumlah bidang strategis mulai dari politik, pertahanan, ekonomi, hingga pendidikan.
Bagi Indonesia, Kerajaan Yordania juga merupakan mitra penting sekaligus hub logistik Indonesia di kawasan Timur Tengah. Kunjungan Prabowo ke Istana Basman pun diharapkan dapat memperkokoh kemitraan strategis yang konkret serta memperluas kolaborasi di berbagai bidang lainnya.
Bersahabat
Seperti diketahui, Presiden Prabowo bersahabat erat dengan Raja Abdullah. Persahabatan Prabowo dan Raja Abdullah II sudah terjalin sejak tiga dekade, saat keduanya menjalani pelatihan militer bersama di Fort Benning, Amerika Serikat, pada 1981.
Saat itu, Prabowo adalah perwira muda dari Indonesia. Sementara itu, Raja Abdullah II masih berstatus pangeran militer dari Yordania.
Dalam sebuah wawancara, Prabowo menyebut hubungan mereka tumbuh secara natural melalui kedekatan dalam latihan dan nilai-nilai militer yang sama-sama mereka anut, seperti kedisiplinan, keberanian, dan loyalitas terhadap negara.
“Raja Abdullah II adalah seorang prajurit sejati, seorang teman yang saya hormati sejak muda,” kata Prabowo, dalam wawancara tahun 2019.(yaya)
