
Fokusmedan.com : Harga ikan segar laut di sejumlah pasar tradisional Kota Medan terpantau stabil dalam setahun terakhir. Berdasarkan pemantauan di lapangan, ikan tongkol dijual di kisaran Rp30.000 hingga Rp33.000 per kilogram, sementara ikan dencis berada di sekitar Rp35.000 per kilogram.
Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan secara umum harga ikan laut relatif tidak mengalami lonjakan signifikan, meskipun produksi dan permintaan belum dapat dipastikan secara rinci.
“Produksi ikan segar sangat bergantung pada hasil tangkapan nelayan, sehingga sifatnya sangat fluktuatif. Berbeda dengan ikan air tawar yang bisa dibudidayakan dan produksinya lebih terukur,” ujarnya.
Menurutnya, keluhan sebagian masyarakat terkait terbatasnya pasokan ikan di pasar memang ada, namun belum sampai menimbulkan kegaduhan seperti yang terjadi pada komoditas daging sapi atau daging ayam ketika harganya naik.
Ia menilai ada beberapa faktor yang memicu keluhan soal pasokan ikan segar. Pertama, tingkat konsumsi ikan masyarakat Sumut, khususnya di wilayah pantai timur seperti Langkat, Medan hingga Labuhanbatu, relatif tidak setinggi masyarakat di wilayah pantai barat seperti Tapanuli, Nias, dan Sibolga.
“Konsumsi ikan di pantai timur bukan menjadi menu utama. Berbeda dengan masyarakat di pantai barat yang memang menjadikan ikan sebagai konsumsi harian,” katanya.
Kedua, ikan merupakan komoditas yang mudah disubstitusi dengan sumber protein lain. Mayoritas masyarakat Sumut dinilai lebih fleksibel beralih ke lauk selain ikan ketika pasokan terbatas.
Selain itu, produksi ikan laut juga sangat bergantung pada kondisi alam dan pergerakan ikan yang tidak selalu berada di wilayah perairan yang sama. “Hasil tangkapan nelayan tidak selalu konsisten setiap waktu,” jelasnya.
Meski sempat dikeluhkan langka, harga ikan laut tetap cenderung stabil dan tidak mengalami lonjakan tajam seperti cabai atau komoditas hortikultura lainnya. Hal ini, lanjut Gunawan, dipengaruhi oleh pola konsumsi masyarakat yang memiliki batas harga ideal saat membeli ikan.
Sementara itu, seorang pedagang ikan di Pasar Tradisional Medan, Siti (45), mengaku pasokan ikan memang terkadang berkurang, namun harga masih dalam batas wajar.
“Kalau tongkol masih di kisaran Rp30 ribuan. Memang kadang barangnya tidak banyak, tapi harga tidak sampai naik tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembeli juga cenderung beralih ke ayam atau telur jika stok ikan terbatas, sehingga permintaan tidak melonjak drastis.
Secara keseluruhan, kondisi pasar ikan di Medan dinilai masih terkendali, dengan harga yang relatif stabil meski pasokan bergantung pada hasil tangkapan nelayan. (ng)
