
Fokusmedan.com : Israel telah memperketat jumlah jamaah Palestina dari Tepi Barat yang ingin memasuki Yerusalem Timur untuk melaksanakan salat Jumat pertama bulan Ramadan di Masjid Al Aqsa. Proses ini memerlukan persetujuan keamanan terlebih dahulu. Sejak pagi, ratusan warga Palestina berkumpul di pos pemeriksaan militer di sekitar Yerusalem dengan tujuan menuju Masjid Al Aqsa.
Namun, pasukan Israel melarang sebagian besar dari mereka untuk masuk, meskipun beberapa di antara mereka memiliki izin yang telah dikeluarkan sebelumnya. Menurut laporan koresponden Anadolu yang dilansir oleh Antara pada Jumat (20/2/2026), tentara Israel telah mengerahkan sejumlah besar pasukan di pos pemeriksaan menuju kota, bahkan melibatkan perwira militer senior dalam pengamanan yang ketat.
“Ribuan penduduk Tepi Barat berkerumun di pos pemeriksaan Qalandiya, dan otoritas pendudukan tidak mengizinkan mereka masuk dengan alasan bahwa jumlah yang telah ditetapkan diizinkan untuk hari Jumat, hanya 10.000 orang dan telah tercapai,” ungkap Pemerintah Provinsi Yerusalem Palestina dalam sebuah pernyataan singkat.
Memasuki Ramadan
Memasuki bulan Ramadan, Israel meningkatkan kewaspadaan keamanannya di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur. Dalam beberapa pekan terakhir, otoritas Israel telah mengeluarkan perintah pengusiran di Yerusalem Timur menjelang Ramadan, seperti yang dilaporkan oleh sebuah organisasi hak asasi manusia Palestina. Bagi warga Palestina, Yerusalem Timur merupakan ibu kota negara masa depan mereka, merujuk pada resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut sejak 1967 maupun aneksasinya pada 1980.
Sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober 2023, militer Israel dan pemukim ilegal telah meningkatkan operasi mereka di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem. Operasi tersebut meliputi tindakan pembunuhan, penghancuran rumah, pengusiran warga Palestina, serta perluasan permukiman. Hal ini semakin memperburuk situasi yang sudah tegang di wilayah tersebut dan menunjukkan ketidakstabilan yang terus berlanjut.(yaya)
