
Fokusmedan.com : PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan talenta balap nasional dengan menyiapkan 10 pembalap muda. Para pembalap ini akan diasah kemampuannya melalui Program Astra Honda Racing School (AHRS) 2026, dengan tujuan utama mengantarkan mereka ke lintasan balap dunia. Program ini menjadi fondasi penting bagi masa depan balap Indonesia di kancah global.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa AHRS adalah pijakan awal yang krusial. Menurutnya, program ini bertujuan melahirkan pembalap Indonesia yang tangguh secara teknik, mental, dan fisik. Seleksi ketat telah dilakukan untuk memastikan hanya talenta terbaik yang mendapatkan kesempatan emas ini.
Ke-10 pembalap muda terpilih ini merupakan hasil dari proses seleksi komprehensif yang digelar di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) Deltamas, Jawa Barat. Mereka akan menjalani program pembinaan intensif yang dirancang untuk mempersiapkan mereka menghadapi persaingan di level nasional hingga internasional, membawa nama harum Indonesia.
Seleksi Ketat dan Pembinaan Komprehensif Pembalap Muda Indonesia
Proses seleksi untuk menjadi siswa AHRS 2026 melibatkan penilaian ketat terhadap berbagai aspek kemampuan balap. Mulai dari posisi balap, teknik pengereman, jalur balap, teknik menikung, pergerakan tubuh, hingga kesadaran terhadap ruang dan posisi sekitar, semua dinilai secara menyeluruh. Seleksi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi terbaik di antara puluhan pembalap muda yang mendaftar.
Para pembalap muda yang berhasil lolos seleksi dan kini menjadi siswa AHRS 2026 meliputi: M Hagy Agasi dari Jawa Barat, Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa dari Yogyakarta, Mikhail Zafran Almi dari Nusa Tenggara Barat, Andrea Dovi Mega Bustomi dari Jakarta, dan M Gibran Lalae dari Jawa Barat. Selain itu, ada juga Gandewa Abimanyu, Anindya Baskoro Setiawan, dan Edrin Ahza Hartge dari Yogyakarta, serta Omar Asyfaq dan Daffa Ikhwanul Dzakwan dari Jawa Tengah.
Andy Wijaya menjelaskan bahwa Program AHRS tahun ini menghadirkan pembaruan signifikan pada pola pelatihan. Tidak hanya berpusat di AHM SRTC Deltamas, siswa juga akan menjalani latihan di sirkuit permanen, termasuk Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman atmosfer balap yang lebih nyata dan mengasah kemampuan kecepatan tinggi serta teknik menikung, yang sangat penting untuk kompetisi tingkat tinggi.
Kurikulum Pelatihan Holistik dan Pembentukan Karakter
Selain latihan teknis di lintasan, siswa AHRS juga dibekali pengetahuan dasar balap yang komprehensif. Kurikulum ini mencakup manajemen balap, komunikasi dengan tim, hingga pembentukan karakter sebagai atlet profesional. Pendekatan holistik ini memastikan para pembalap tidak hanya unggul dalam keterampilan mengemudi, tetapi juga memiliki mentalitas dan etika sebagai seorang atlet.
Dalam aktivitas latihan harian, para siswa menggunakan motor NSF100 yang dipadukan dengan CBR150R dan CRF150R. Penggunaan beragam jenis motor ini bertujuan untuk melatih kontrol kecepatan dan penguasaan motor dalam berbagai kondisi. Seluruh program latihan didampingi oleh instruktur serta pelatih balap nasional berpengalaman, memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan terbaik.
Sebagai bagian dari pembinaan menyeluruh, AHRS juga menggelar program camp yang dirancang untuk memperkuat fisik, mental, dan daya juang para siswa. Berbagai aktivitas seperti latihan fisik terstruktur, lintasan tanah, hingga simulasi kompetisi melalui ajang balap, turut menjadi bagian penting dalam membentuk mentalitas pembalap sejak usia dini. Pola latihan fisik yang diterapkan mengadopsi standar pelatihan pembalap kelas dunia dengan pendampingan pelatih profesional.
Jejak Gemilang Alumni AHRS di Kancah Balap Dunia
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2010, AHRS telah berhasil melahirkan ratusan pembalap yang kini berkiprah di berbagai kejuaraan balap, baik nasional, Asia, maupun dunia. Program pembinaan berjenjang ini telah terbukti efektif dalam mencetak talenta-talenta balap unggul yang mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.
Sejumlah nama besar di dunia balap, seperti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, yang saat ini berkompetisi di MotoGP, merupakan bagian dari alumni AHRS. Veda Ega Pratama akan menjalani debut penuh di kelas Moto3, sementara Mario Suryo Aji melanjutkan kiprahnya di Moto2 bersama Honda Team Asia. Selain itu, Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, dan Gerry Salim juga merupakan alumni AHRS yang terus mengharumkan nama Indonesia di arena balap. Keberhasilan para alumni ini menjadi bukti nyata kualitas program pembinaan yang dijalankan AHM.(yaya)
