
Fokusmedan.com : Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Utara (Sumut) melalui tiga pintu masuk pada Desember 2025 mencapai 23.542 kunjungan atau mengalami peningkatan sebesar 12,17 persen bila dibandingkan wisman yang datang pada November 2025 yang berjumlah 20.987 kunjungan.
Hal tersebut disampaikan oleh Statistisi Ahli Utama BPS Sumut, Misfaruddin, Selasa (3/2). Dikatakannya, secara agregat, jumlah wisman yang berkunjung ke Sumut sepanjang tahun
2025 mencapai 292.481 kunjungan.
“Dengan jumlah tersebut, menandakan kunjungan wisman pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 16,80 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman sepanjang tahun 2024 (c-to-c) yang berjumlah 250.413 kunjungan,” katanya.
Ia menyebut, dari 10 negara pasar utama wisman pada Desember 2025, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang datang ke Sumut yakni sebesar 57,85 persen,
diikuti oleh Singapura 6,77 persen, Tiongkok 3,60 persen, Australia 1,21 persen, Amerika
Serikat 1,19 persen, Jerman 1,15 persen, India 0,97 persen, Thailand 0,95 persen, Inggris
Raya 0,86 persen, dan Belanda 0,78 persen.
“Jumlah wisman dari 10 negara tersebut
sebesar 71,75 persen dari total kedatangan wisman di Sumut. Sementara, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sumut pada Desember 2025 mencapai rata-rata 44,43 persen atau mengalami peningkatan dibandingkan November
2025 (m-to-m) dengan rata-rata sebesar 42,62 persen,” tukasnya.
Jika dibandingkan dengan bulan yang
sama pada tahun sebelumnya, TPK mengalami penurunan secara y-on-y sebesar 4,90 persen poin dengan TPK hotel bintang sebesar 49,33 persen pada Desember 2024.
Pada Desember 2025, kata dia, TPK tertinggi masih terjadi pada hotel bintang 5 yaitu mencapai 55,58 persen, sedangkan TPK hotel terendah terjadi pada hotel bintang 1 yang hanya mencapai 26,75 persen.
“Secara agregat, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia di hotel bintang selama Desember 2025 yaitu selama 1,24 malam, atau mengalami penurunan 0,08 persen poin dibandingkan November 2025 yang mencapai sebesar 1,32 malam. Hotel bintang 4 menjadi hotel bintang dengan rata-rata lama menginap tamu terlama yang mencapai 1,34 malam,” pungkasnya. (ng)
