Dua Bocah Perempuan Hanyut di Sungai Batang Kuis Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Batang Kuis.

Fokusmedan.com : Tim Operasi SAR Nasional yang dikoordinasikan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan berhasil menemukan dua bocah perempuan yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kedua korban ditemukan pada hari kedua, Sabtu (10/1/2026) pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristi2wa nahas tersebut menimpa Dina (13) dan Aisyah (12). Keduanya dilaporkan hanyut pada Sabtu sore saat hendak mencuci kaki di tepi Sungai Batang Kuis usai mengambil buah cokelat. Diduga, kedua korban terpeleset dan terseret arus sungai yang deras akibat meningkatnya debit air.

Menerima laporan dari masyarakat, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengerahkan personel ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika mengatakan pencarian dilakukan dengan membagi area menjadi beberapa sektor, baik di permukaan sungai maupun sepanjang aliran sungai.

“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Batang Kuis serta pencarian darat di sisi kiri dan kanan sungai. Alhamdulillah, kedua korban berhasil ditemukan berjarak sekitar 400 meter dari lokasi awal hanyut, pada Sabtu sekitar pukul 15.50 WIB, dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Dalam operasi ini, unsur SAR gabungan yang terlibat antara lain Basarnas Medan, TNI, Polri, BPBD setempat, aparat desa, serta masyarakat sekitar. Hery mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang terlibat sehingga proses pencarian dapat berjalan lancar.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dalam mengawasi anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai, terlebih saat arus air sedang deras,” tambahnya. (Rio)