
Fokusmedan.com : Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 yang jatuh setiap 9 Desember, Kantor Bea CukaiMedan menggelar Talkshow dan Sosialisasi PenguatanIntegritas.
Acara yang bertema “SATUKAN AKSI, BASMI KORUPSI” ini diselenggarakan di Aula Kantor Bea Cukai Medan dan dihadiri oleh lebih dari 100 pegawai.
Menariknya, tahun ini Bea Cukai Medan menggandengpihak eksternal untuk memberikan perspektif yang berbeda. Acara menghadirkan dua narasumber kunci: Eddy Junaedi, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli, dan Benedictus Jackson, Koordinator Penyuluh Antikorupsi dan AhliPembangunan integritas (PAKSIAPI) Kementerian Keuangan Wilayah Sumatera Bagian Utara.
Dalam paparannya, Eddy Junaedi menjelaskan peranRutan Labuhan Deli, tidak hanya sebagai tempatpenahanan bagi tersangka atau terdakwa, termasukdalam kasus kepabeanan dan cukai, tetapi juga sebagaitempat pembinaan. Ia memaparkan berbagai program untuk Warga Binaan, seperti pembinaan kesadaranberbangsa dan layanan kesehatan. Pada sesi tanyajawab yang berlangsung interaktif lebih dari satu jam, para pegawai antusias menanyakan standarpenanganan tersangka hingga kondisi lapas pasca-bencana di Sumatera Utara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi oleh narasumber, Benedictus Jackson.yangmenekankan bahwa integritas merupakan aset karir dan personal branding paling berharga bagi setiap individu, terutama aparat negara. Ia juga menyoroti kinerja Bea dan Cukai yang mendapat perhatian dari Menteri Keuangan. Capaian Kinerja Bea Cukai yang saat inimenjadi sorotan dari Pimpinan Kementerian Keuangandiharapkan motivasi seluruh Pegawai Bea Cukai dalamupaya melakukan perbaikan budaya kerja, meningkatkan kinerja, dan pengawasan di lapangan..
Sebelum acara dimulai, Kepala Kantor Bea CukaiMedan, Dede Mulyana, yang akrab disapa Kang Dede (KDM), dalam apel khusus mendorong seluruhjajarannya untuk terus meningkatkan kinerja dan memahami tuntutan perbaikan menuju pelayanan yang lebih baik. KDM juga memberikan apresiasi atas kerjakeras seluruh pegawai dalam mencapai target penerimaan negara tahun 2025 yang diprediksi akantercapai.
“Acara ini adalah bentuk komitmen kami untuk terusmembangun budaya sinergi dengan berkolaborasibersama Jajaran di Rumah Tahanan Negara dan Penyuluh Anti Korupsi dalam memberikan pembelajaranberharga tentang konsekuensi dan pencegahan, sekaligus menyegarkan komitmen kami untuk melayaninegara dengan bersih dan akuntabel,” ujar KDM.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Bea Cukai Medan berharap dapat memperkuat benteng integritas di internal institusi, mendukung terwujudnya tata kelolakepabeanan dan cukai yang lebih bersih, transparan, dan berkinerja tinggi.(ril)
