Tiga Terduga Pelaku Pembakaran Rumah Hakim di Medan Ditangkap, Korban Desak Ungkap Aktor Intelektual

Ilustrasi petugas pemadam sedang menyemprotkan air ke rumah yang terbakar.

Fokusmedan.com : Beredar informasi bahwa tim gabungan kepolisian berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembakaran rumah milik Hakim Khamozaro Waruwu di Jalan Pasar 2, Komplek Taman Harapan Indah, Lingkungan 13, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, tiga orang telah diamankan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan. Salah satu di antaranya disebut-sebut merupakan sopir pribadi dari Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan tersebut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, serta Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi terkait penangkapan para terduga pelaku.

“Sudah ditangkap tiga orang. Modusnya perampokan,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi penangkapan tersebut, Khamozaro Waruwu membenarkan bahwa dirinya telah menerima kabar mengenai ditangkapnya para terduga pelaku.

Khamozaro berharap kepolisian dapat mengungkap secara menyeluruh motif di balik pembakaran rumahnya, tidak hanya berhenti pada dugaan pencurian.

“Kita berharap agar pengungkapan ini tidak berhenti dengan modus pencurian saja,” ujar Khamozaro saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/11/2025).

Ia juga mendesak kepolisian untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan aktor intelektual dalam peristiwa tersebut. “Perlu didalami apakah ada modus lain, termasuk potensi aktor intelektual yang terlibat,” tegasnya.

Seperti diketahui, kebakaran rumah hakim tersebut terjadi pada Selasa siang, 4 November 2025. Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Labfor Medan, dan Polrestabes Medan telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Kebakaran itu menghanguskan sekitar 40 persen bagian rumah, khususnya di area kamar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (Rio)