
Fokusmedan.com : Ketegangan hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China kembali meningkat dan menjadi perhatian serius pelaku pasar global. Meski demikian, gejolak tersebut belum berdampak signifikan terhadap kinerja pasar saham di kawasan Asia. Mayoritas bursa di Asia dibuka menguat pada perdagangan Rabu (15/10/2025).
Analis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin, mengatakan bahwa meskipun hubungan kedua negara memanas, sentimen pasar di kawasan masih cukup positif.
“Pasar saham Asia masih bergerak di zona hijau. IHSG juga ikut menguat di level 8.062 pada sesi pembukaan perdagangan,” ujarnya.
Gunawan menjelaskan, penguatan IHSG terjadi di tengah minimnya rilis agenda ekonomi penting. Kondisi pasar global relatif tenang karena pemerintah AS masih mengalami penutupan (shutdown) sehingga tidak ada rilis data ekonomi utama yang bisa memicu pergerakan signifikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga bergerak stabil di kisaran Rp16.565 per dolar AS pada perdagangan pagi.
“Baik rupiah maupun IHSG masih berpotensi bergerak dalam dua arah berbeda. Dengan minimnya agenda ekonomi hari ini, pasar keuangan lebih banyak bergerak secara teknikal,” katanya.
Gunawan memperkirakan, IHSG akan bergerak dalam rentang 8.030–8.090, sedangkan rupiah berpeluang bergerak di kisaran 16.540–16.570 per dolar AS.
Ia menambahkan, fokus pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada rapat penting para pemimpin China pekan depan, di mana Beijing akan menetapkan kebijakan ekonomi strategis di tengah memburuknya hubungan dagang dengan AS.
> “Keputusan dari rapat tersebut berpotensi menjadi sentimen penggerak pasar berikutnya dan bisa memunculkan volatilitas baru di pasar keuangan global,” jelasnya.
Di sisi lain, harga emas dunia kembali menembus rekor tertinggi baru di level US$4.232 per ons troy, atau sekitar Rp2,27 juta per gram.
“Harga emas terus mencetak rekor karena meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Emas tetap menjadi aset aman bagi investor di tengah tingginya tensi geopolitik dan perlambatan ekonomi,” pungkas Gunawan. (ram)
