
Fokusmedan.com : Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan dengan fasih menjelaskan makna langkah dalam setiap gerakan tari Serampang Duabelas. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speak dalam acara Semarak Budaya yang diselenggarakan Komisi X DPR RI berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dengan tema Serampang Dua Belas : Tari Tradisional yang Mengakar dalam Budaya Melayu di YP Pangeran Antasari, Jalan Veteran, Deli Serdang, Jumat (8/8).
“Tarian Serampang Duabelas ini punya makna yang sangat dalam. Kisah cinta dalam 12 langkah mulai dari perkenalan hingga ke pelaminan,” ungkap Sofyan Tan.
Jika diperhatikan dengan baik, setiap langkah gerakan dalam tarian Serampang Duabelas, adalah tahapan-tahapan dalam kisah percintaan sepasang kekasih. Itu menandakan halusnya kebudayaan kita khususnya Melayu dimana untuk mengungkapkan perasaan pun sampai ada tariannya dan punya tahapannya.
Sofyan Tan menjelaskan, langkah pertama gerakannya mengisyaratkan pada tahap perkenalan dan baru saling bertemu. Lalu tahapan langkah gerakan kedua mulai mencoba memikat dan menggoda namun belum tumbuh rasa cinta.
Kemudian langkah tahapan gerakan yang mengajak bermain seperti sedang pendekatan. Lalu dilanjutkan dengan langkah memberi rasa nyaman dan mulai memberikan tanda cinta. Langkah berikutnya sang penari perempuan memberikan tanda memiliki perasaan yang sama. Selain itu ada juga gerak tarian yang menandakan sedang merasa cemburu dan disusul gerakan rasa rindu.
Semakin lama, gerakan mulai menyiratkan keyakinan untuk hidup bersama dan menunggu restu orang tua untuk menuju proses lamaran lalu ada gerakan seperti ingin berpelukan atau saling mengaitkan tangan sebagai tanda gembira menuju pelaminan. Hingga akhirnya ditutup langkah keduabelas yakni gerakan saling menyilangkan sapu tangan melambangkan penyatuan dalam pernikahan di pelaminan.
“Inilah indahnya kebudayaan kita. Jika semua paham tentang setiap gerakannya, kita pasti berdecak kagum. Generasi muda harus paham bahwa dalam mencari pasangan dan menyatakan cinta harus punya tahapan, tidak tembak langsung,” kata Sofyan Tan. (ng)
