
Fokusmedan.com : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan masih ada titik api kebakaran pada lahan mineral di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, yang sampai saat ini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
“Saat ini, masih ada titik api yang belum sepenuhnya padam dan upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh satgas gabungan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis.
Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, kebakaran lahan di Desa Ujong Mangki, Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan itu terdeteksi pada Senin (23/6). Sedikitnya tujuh hektare lahan mineral yang hangus terbakar.
Abdul menyebutkan bahwa tim satgas gabungan masih berupaya melakukan pemadaman yang turut menggunakan satu unit armada Damkar PB 05 Bakongan, Aceh Selatan agar api kebakaran tidak semakin meluas ketika diterpa angin.
BNPB mengingatkan urgensi peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di bawah kendali pemerintah daerah selama masa transisi menuju puncak musim kemarau yang diperkirakan jatuh pada medio Juli-Agustus.
Bentuk kesiapsiagaan yang mesti ditingkatkan berupa patroli terpadu baik darat maupun udara, mendeteksi dini titik panas, dan mengedukasi masyarakat.
Pelibatan masyarakat secara aktif di daerah rawan dinilai BNPB memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan.
Dalam hal ini, kata Abdul, BNPB meminta masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan jika menemukan titik api segeralah melapor ke tim satgas agar pemadaman dapat dilakukan sedini mungkin.(yaya)
