IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways di Tengah Kabar Baik Hubungan Dagang AS-China

Ilustrasi kinerja IHSG. Net

Fokusmedan.com : Mayoritas bursa di Asia kembali ditransaksikan menguat pada perdagangan pagi. Pelaku pasar optimis terjadi kesepakatan dagang dari negosiasi tarif dagang antara China dengan AS setelah Menteri perdagangan AS memberikan pernyataan, bahwa telah tercapai kerangka kerja untuk menerapkan konsensus jenewa dan pembicaraan langsung antara kedua Presiden.

IHSG dibuka menguat di level 7.232 meskipun sesaat kemudian ditransaksikan di zona merah. Seirama dengan IHSG, mata uang Rupiah pada perdagangan pagi ini ditransaksikan sedikit melemah ke level 16.275 per US Dolar. Baik IHSG dan rupiah melemah terbatas di tengah minimnya sentimen pasar.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.175 hingga 7.250. Ada banyak sentimen bagus yang akan menopang kinerja IHSG termasuk juga mata uang rupiah yang pada dasarnya mendapatkan banyak sentimen positif dari melemahnya imbal hasil US Treasury 10 tahun.

Hanya saja Rupiah terbebani dengan kinerja USD Indeks yang berada di level 99.17. Situasi ini membuat Rupiah berpeluang ditransaksikan dalam rentang 16.250 hingga 16.320.

“Saya tidak melihat ada sentimen besar yang berpeluang memicu terjadinya koreksi pada IHSG maupun Rupiah di hari ini,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Sentimen eksternal cukup mendukung potensi penguatan pasar keuangan. Ditambah dengan minimnya agenda ekonomi yang tersaji pada hari ini. IHSG dan Rupiah berpeluang beregerak sideways selama sesi perdagangan.

Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan relative stabil dikisaran $3.333 per ons troy atau sekitar Rp1.75 juta per gram. (ram)