IHSG Menguat di Tengah Koreksi Bursa di Asia, Rupiah Juga Ditutup di Zona Hijau

Ilustrasi kinerja dolar AS terhadap Rupiah.

Fokusmedan.com : IHSG ditutup menguat 0.94% di level 7.106,526 setelah sempat melemah hingga ke level 7.009. IHSG ditutup di posisi terbaiknya, serta relatif mampu melawan tekanan yang terjadi pada bursa di Asia yang mayoritas ditutup melemah.

“Salah satu yang membuat IHSG menguat adalah kinerja mata uang Rupiah yang selama seharian diperdagangkan di zona hijau,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Jumat (16/5/2025).

Rupiah ditutup menguat di level 16.435 per US Dolar, yang menghindarkan IHSG terseret dalam arus pelemahan yang terjadi pada bursa di Asia. Penguatan Rupiah juga ditopang oleh sejumlah data ekonomi AS yang memburuk pada perdagangan sebelumnya.

US Dolar dirugikan dengan sejumlah rilis data ekonomi AS. Dan penguatan Rupiah juga terjadi di tengah minimnya sentimen pasar di Asia.

Menurutnya, pidato Gubernur Bank Sentral AS yang memberikan sinyal bunga acuan yang bernada hawkish, sebenarnya sangat potensial menguntungkan kinerja US Dolar. Hanya saja, pelaku pasar lebih mempertimbangkan rilis data indeks harga produsen yang mengalami penurunan dan diterjemahkan sebagai potensi pelemahan kinerja ekonomi AS secara keseluruhan.

“Sejumlah sentimen negatif eksternal lainnya yang kerap membayangi pasr keuangan tanah air adalah memburuknya tensi geo-politik global. Walaupun sejauh ini sentimen tersebut belum begitu signifikan mempengaruhi pasar, namun pelaku pasar tetap mewaspadai kemungkinan memburuknya situasi yang bisa memicu gejolak pasar di masa yang akan datang,” terangnya.

Terpisah, harga emas dunia bergerak melemah dikisaran level 3.206 per ons troy pada perdagangan hari ini. Harga emas ditarnsaksikan di kisaran harga Rp1.7 juta per gram. Emas mendapatkan tekanan dari memburuknya harga di pasar global, serta penguatan rupiah yang membuat konversi harga alami koreksi. (ng)