Effendi Simbolon Dorong UHN Jadi Universitas Terbaik dan Berkualitas

Ketua Yayasan UHN, Effendi MS Simbolon menggelar pertemuan dengan pimpinan UHN Medan dan UHN Pematangsiantar.

Fokusmedan : Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Effendi MS Simbolon menggelar pertemuan dengan pimpinan UHN Medan dan UHN Pematangsiantar serta civitas UHN. Pertemuan berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran UHN, di Jalan Sutomo, Kota Medan, Senin 25 Februari 2025.

Sebelumnya, Effendi MS Simbolon dilantik sebagai Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen periode 2024-2028, di Gereja HKBP, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Minggu 24 Februari 2025.

“Di hari pertama penugasan sebagai pengurus Yayasan HKBP Nommensen untuk bekerja 4 tahun kedepan, yang diberikan tugas oleh pimpinan HKBP. Menaungi dua Universitas HKBP Nommensen di Medan dan di Pematangsiantar dan 30 SMA Nommensen,” ucap Effendi Simbolon, kepada wartawan.

Effendi Simbolon mengungkapkan pertemuan sekaligus silaturahmi antara pengurus Yayasan UHN dengan pimpinan hingga civitas UHM Medan dan Pematangsiantar. Begitu juga akan berkenalan dengan mahasiswa dari dua universitas swasta itu.

“UHN yang perlu dikembangkan, sebagai wujud Tri Dharma dan wujud pengabdian HKBP kepada masyarakat, untuk memberikan ruang kepada anak muda-muda menatap masa depan, dengan biaya murah tapi kualitas baik,” jelas Effendi Simbolon.

Effendi Simbolon menjelaskan dengan kepengurusan di bawah kepemimpinan dirinya, bakal menyiapkan Blue Print, untuk perkembangan dan kemajuan UHN kedepannya.

“Minta masyarakat, dan citra UHN ini, bisa lebih baik lagi dan pulih, tidak ada hal-hal yang tidak ingin kita dengar, ya tawuran lagi, katanya ada narkoba. Mari kita bangun kembali, jangan melihat-lihat ke belakang, jadi kita songsong masa depan baik,” kata Effendi Simbolon.

Di sisi lain, dalam mendorong UHN jadi Universitas terbaik dan berkualitas. Effendi Simbolon bakal melakukan pertemuan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta dukungan Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah terhadap UHN.

“Saat ini, ada 15 fakultas dan 33 prodi. Kita minta input para rektor, animo masyarakat dan meminta masukan dari konsultan. Kita tahu kampus, kampus legendaris, mau maju atau tidak, ayo sama-sama kita maju. Dengan tangan terbuka, ikut lah pemerintah,” kata Effendi Simbolon.

Alasan Menerima Tawaran Menjadi Ketua Yayasan UHN
Dalam kesempatan itu, Effendi turut ditanya mengapa akhirnya menerima untuk menjadi Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen. Diakuinya, sudah hampir sebulan enggak menjawab keputusan dari pimpinan HKBP.

“Tapi kemudian, anak saya, Si Horas, dia cerita. Dia bilang ‘Pa, lihat ini kesejarahan HKBP, 7 Oktober 1954, lihat motonya, Prodeo et Patria, untuk Tuhan dan Ibu Pertiwi’,” bebernya.

Effendi Simbolon kemudian merasa terenyuh, dan merasa mungkin ini adalah panggilan baginya yang sudah tidak lagi di politik, karena sudah selesai.

“Tapi, itu semua tentunya untuk sama-sama, karena bukan visi saya pribadi, mudah-mudahan ada kesehatan, kesempatan, dan sekali lagi butuh atensi pemerintah, dan pemerintah sekarang langsung ke Presiden, karena kabinet presidensial. Karena, Universitas HKBP ini kan aset negara juga, aset bangsa untuk mencerdaskan masyarakat,” pungkasnya. (ng)