Ditopang Saham Properti dan Rupiah, IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan

Ilustrasi kinerja rupiah terhadap dolar AS.

Fokusmedan.com : IHSG ditutup menguat 0.54% di level 7.520,602. Kinerja IHSG berada dalam rentang 7.506-7.549. Tidak hanya IHSG yang berada di zona hijau, beberapa bursa di Asia juga ditutup menguat seperti bursa Hang Seng dan Nikkei namun mayoritas bursa di Asia justru ditutup melemah.

Penguatan IHSG dipicu oleh menguatnya sejumlah saham properti seperti BSDE, CTRA, BBTN atau SMRA. Kinerja saham sektor properti tersebut naik seiring dengan rencana presiden terpilih Prabowo Sukbianto yang akan menghapus pajak properti. Saham sektor properti seketika mengalami kenaikan dan masuk dalam jajaran top gainer pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, untuk kinerja mata uang rupiah ditransaksikan menguat ke level 15.575 per US Dolar.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, pelaku pasar sendiri belum berada pada kesimpulan bagaimana arah kebijakan pemangkasan bunga acuan The FED ke depan.

“Data ekonomi AS pada perdagangan kemarin dirilis beragam dengan tetap menyisahkan keraguan di kalangan pelaku pasar,” ujarnya, Jumat (11/10).

Data ekonomi AS di satu sisi menunjukan bahwa ekonomi AS masih cukup solid, namun di sisi lainnya menunjukan angka pengangguran yang kian bertambah. Meksi demikian data tersebut sejauh ini mampu menjadi katalis positif bagi kinerja harga emas. Di mana harga emas terpantau menguat di level $2.638 per ons troy, atau sekitar Rp1.33 juta per gramnya. (ram)