
Fokusmedan.com : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (29/11/2023) ditutup melemah tipis 0.071% di level 7.036,09. Kinerja IHSG pada perdagangan hari ini terendah berada di level 7.020.
Selama sesi perdagangan kedua, IHSG ditransaksikan di zona merah, setelah pada sesi perdagangan pertama IHSG sempat menyentuh 7.070. Meskipun melemah investor asing tercatat membukukan transaksi beli bersih senilai 140 miliar.
Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, IHSG yang hanya melemah tipis tersebut sebenarnya masih lebih beruntung dibandingkan dengan kinerja indeks bursa di Asia lainnya. Di mana bursa hang seng melemah hingga 2% pada perdagangan hari ini.
“Kinerja IHSG terbantu dari kinerja bursa di Eropa, dimana saat IHSG menjelang penutupan perdagangan, bursa di Eropa justru dibuka diteritoti positif,” ujarnya.
Sementara itu, kinerja mata uang rupiah mampu menembus level psikologis 15.400 per US Dolar. Penurunan imbal hasil US Treasury menjadi salah satu pendorongnya. Rupiah ditutup menguat di level 15.390 per US Dolar. Kinerja mata uang rupiah yang menguat tersbut diproyeksikan masih berpeluang berlanjut pada perdagangan besok.
Menurut Gunawan, rilis data inflasi pada November di tanah air akan menjadi sentimen penggerak selanjutnya. Pada bulan November Indonesia akan mengalami inflasi. Di mana inflasi yang akan terjadi belum akan membuat laju tekanan inflasi dalam setatun terlalu jauh dari proyeksi Bank Indonesia sehingga pada dasarnya rilis data inflasi tersebut tidak akan banyak merubah kinerja rupiah.
Namun jika rilis data inflasi terlalu jauh dari ekspektasi, maka dampaknya baru akan dirasakan pada rupiah.
Di sisi lain, harga emas mengalami koreksi tipis setelah sempat menyentuh level $2.050 per ons troy pada perdagangan rabu ini. Kinerja harga emas terkoreksi secara teknikal setelah sinyal dovish yang diberikan oleh pejabat Bank Sentral AS.
“Harga emas yang melemah ini pada dasarnya bukan merupakan sinyal bearish. Ini hanya koreksi sehat, dan secara fundamental emas masih mampu menguat dalam jangka pendek,” pungkasnya. (ram)
