Driver Ojol di Medan Dibacok Begal, Sepeda Motor Korban Dirampok

Ilustrasi driver Ojol di bacok begal. Antara

Fokusmedan.com : Seorang driver ojek online menjadi korban keganasan kawanan begal ketika melintas di Jalan Sei Kapuas Kecamatan Medan Sunggal, Senin (20/11/2023) subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Akibat kejadian ini korban yang diketahui bernama Fadhlan ini mengalami luka bacok di bagian jari tangannya. Selain itu, pelaku begal juga berhasil menggasak satu unit sepeda motor milik korban.

Dilihat dari narasi yang diunggah oleh akun instagram @tkpmedan, Rabu (22/11/2023) disebutkan bahwa kejadian ini bermula ketika korban hendak mengambil orderan makanan.

“Pada saat perjalanan menuju resto driver tersebut diadang dan dikejar begal dari belakang di area Jalan Sei Kapuas Darusalam sekitar 2 motor dan 4 orang pelaku,” demikian narasi yang diunggah di akun instagram @tkpmedan.

Dijelaskan bahwa driver sempat melakukan perlawanan akan tetapi driver terluka terkena sabetan senjata tajam kelewang yang di miliki oleh pelaku begal sehingga sepeda motornya dirampas dengan paksa oleh pelaku.

“Saat ini korban dilarikan ke Rumah Sakit Adven dalam penanganan medis. Kejadian Senin Subuh, pukul 04.15 WIB,” imbuhnya.

Dalam video yang diunggah terlihat suasana sesaat setelah korban dibegal. Sejumlah rekan driver ojol lainnya turun ke lokasi untuk membantu korban dan membawanya ke rumah sakit.

Warganet yang melihat kejadian ini dibuat ngeri dengan mengganasnya aksi kejahatan jalanan di Medan. Padahal Kapolda Sumut sudah menjadikan penangangan area publik yang aman dan nyaman sebagai prioritas.

Namun yang terjadi, Kota Medan masih belum aman dan mirisnya kondisi ini sudah mengganggu masyarakat untuk bekerja khususnya bagi pengendara ojol.

“@poldasumaterautara kejadian nya pas enaknya tidur tu kan pak… Gimana pula mau patroli…. ….Pernah ku lihat sekali patroli, rame-rame pakaian lengkap tapi jam 9 malam, itu pun dulu… Kalau sekarang nggak ada lagi ku liat,” ungkap netizen.

“Mulai lagi begal di medan ini…nanti di tembak polisi lagi kakinya nangis nangis…keluarga gak terima…,” kata warganet lainnya.

Sementara, Polrestabes Medan melalui akun instagram mengatakan akan menindaklanjuti informasi ini.

“Terima kasih atas informasinya, akan segera kami tindak lanjuti. Berkenan Bapak/Ibu juga bisa menghubungi hotline pengaduan kami di Polrestabes Medan dengan nomor 081275851994 dan akun @polrestabes.medan,” balas akun resmi Polrestabes Medan. (Rio)