
Fokusmedan.com : Temuan kota ini mengungkap misteri masa lalu yang penuh dengan sejarah gemilang. Dahulu dikenal sebagai kota abadi dengan populasi mencapai 100.000 penduduk, Misis kini hanya menjadi sebuah desa bernama Yakapinar, dengan penduduk yang berjumlah beberapa ribu saja.
Kota ini terletak di wilayah yang rawan gempa bumi, dan tragedi gempa besar pada 27 Juni 1998 menyebabkan kerusakan parah di beberapa kota termasuk Misis.
Sebagai bagian dari Jalur Sutra yang terkenal, Misis telah menjadi pusat peradaban sejak zaman Hittit hingga zaman Ottoman. Misis memiliki akar sejarah yang dalam, dimulai dengan Misis Mound yang berasal dari Zaman Neolitikum.
Konon, kota ini didirikan oleh Mopsos, salah satu pahlawan Troya. Selama berabad-abad, Misis menjadi saksi berbagai penaklukan oleh bangsa-bangsa seperti Hitit, Asyur, Makedonia, dan Seleukia.
Konon, kota ini didirikan oleh Mopsos, salah satu pahlawan Troya. Selama berabad-abad, Misis menjadi saksi berbagai penaklukan oleh bangsa-bangsa seperti Hitit, Asyur, Makedonia, dan Seleukia.
Dilansir dari Ancient Pages, sebuah proyek ambisius yang dinamakan ‘The Infinite City: Misis’ yang digagas oleh Pemerintah Kota Yuregir, telah membawa penggalian arkeologi yang dipimpin oleh Profesor Anna Lucia dari Dewan Riset Nasional dan Profesor Giovanni Salmeri dari Universitas Pisa.
