
Fokusmedan.com : Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar jamuan makan malam sebagai ungkapan apresiasi dan terima kasih pada para pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) karena telah mampu menjalankan tugas di upacara pengibaran dan penurunan bendera HUT ke-78 Republik Indonesia di Lapangan Benteng Medan, Kamis (17/8). Wali Kota Medan Bobby Nasution juga memberikan beasiswa bagi 4 petugas paskibraka.
Beasiswa itu diberikan karena keempat petugas paskibraka tersebut mampu menjawab pertanyaan terkait Kota Medan yang diajukan Bobby Nasution didampingi Wakil Wali Kota H Aulia Rachman di sela-sela jamuan makan malam di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.
Beasiswa yang diberikan yakni melanjutkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi yang diinginkan. Diharapkan, beasiswa yang diberikan itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna meraih cita-cita yang diinginkan.
“Kalau sudah diwisuda nanti, saya berharap kepada adik-adik yang menerima beasiswa ini untuk membantu pembangunan di Kota Medan ini agar benar menjadi kota nomor 3 terbesar di Indonesia, bukan hanya dari jumlah penduduknya tetapi juga berdasarkan sumber daya manusia (SDM) nya yang luar biasa,” ujarnya.
Bobby juga berpesan, para Paskibra juga arus senantiasa mengutamakan adab, attitude, skill dan knowledge. Sebab, hal itu merupakan bekal utama untuk meraih sukses ke depannya.
“Tentunya prestasi yang kalian raih hari ini menjadi hal yang sangat membanggakan bagi orang tua. Namun guna menyongsong cita-cita ke depannya dalam meraih prestasi bagi bangsa Indonesia, tentunya hal itu belum cukup hanya sampai di sini,” kata Bobby Nasution.
Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman menyampaikan rasa bangga karena Kota Medan memiliki generasi muda yang memiliki tujuan mulia yakni mengangkat derajat orang tua melalui paskibraka.
“Yakinlah ini merupakan pembuka pintu atau jalan kalian untuk ke depannya. Saya berpesan agar kalian selalu membahagiakan orang tua, karena itu merupakan kunci sukses seorang anak. Doa mereka dapat membimbing kita dalam meraih cita-cita dan mengangkat harkat dan martabat orang tua kita,” pesan Aulia Rachman. (Rio)
