14/06/2024 6:34
NASIONAL

Ganjar Capres PDIP, PKB Fokus Bahas Capres-Cawapres KIR Ketimbang Koalisi Besar

Fokusmedan.com : Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid memastikan hingga kini koalisi besar belum terbentuk. Menurut dia, koalisi besar itu hingga kini masih sebatas wacana.

“Sampai detik ini koalisi besar belum ada baru setingkat wacana saja, namun tentu apapun bentuk koalisi pembahasan pembicaraan pasti akan dilakukan untuk menemukan kesepakatan siapa calon,” kata Jazilul, Jumat (21/4).

Dia menegaskan sejauh ini belum ada koalisi besar dan yang ada hanya Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Perubahan.

“Koalisi besar belum ada, koalisi besar itu cuma wacana yang ada itu Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, Koalisi Indonesia Bersatu, Koalisi Perubahan dan persatuan. Koalisi besar baru bersifat harapan,” ujar dia.

Sementara terkait PDIP yang belum mempunyai koalisi disebut Jazilul karena partai besutan Megawati Soekarnoputri itu sudah memiliki golden tiket pada Pemilu 2024.

Namun menurut dia, sepanjang sepengetahuannya, PDIP tengah menjajaki koalisi dengan partai lain.

“Membangun koalisi juga tidak mudah tentu harus dilakukan langkah-langkah dan komunikasi dengan partai yang lain. Jadi koalisi besar belum ada,” ujar dia.

Pencapresan Ganjar Belum Tentu Membentuk Koalisi Besar

Menurutnya, meski PDIP sudah mencalonkan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, hingga kini koalisi besar belum terbentuk.

“Ya kan PDIP sudah punya calon presiden, apakah itu berpengaruh untuk mempercepat kelahiran koalisi besar atau tidak kan gitu maksudnya, ya belum ada ini kalau koalisi besar belum jelas,” kata dia.

Meski belum adanya koalisi besar, dia menambahkan, KIR salah satu koalisi yang sudah solid. Dia ingin agar kedua pimpinan Partai Gerindra dan PKB fokus untuk menentukan Capres-Cawapres.

“Yang lebih realistis setelah PDIP mengumumkan kan lebih baik koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang sudah solid, sudah memiliki sekber, sudah jalan daripada berpikir soal koalisi besar lebih baik pak Prabowo dan Gus Muhaimin menjalankan apa yang menjadi mandat dalam piagam kerjasama politik PKB dan Gerindra,” paparnya.

“Di poin keempat bahwa calon presiden dan calon wakil presiden dari koalisi PKB dan Gerindra diberikan mandatnya kepada Pak Prabowo dan Gus Muhaimin,” pungkasnya.(yaya)