24/06/2024 0:37
Uncategorized

1.800 Tahun Lalu Gadis Romawi Dikubur Bersama Simbol Dewi Bulan

Fokusmedan.com : Setelah kehancuran Kuil Yerusalem dan keluarnya populasi Yahudi, Yerusalem Roma–yang kemudian berubah nama menjadi Aelia Capitolina–memiliki populasi campuran. Di masa itu sejumlah gadis yang meninggal dikuburkan bersama perihasan emas mewah.

Perhiasan itu ditemukan di sebuah peti mati di Gunung Scopus saat penggalian yang dipimpin oleh arkeolog Yael Adler dari Departemen Kepurbakalaan Israel (IAA). Pada penemuan itu terdapan anting-anting emas, jepit rambut,

Perhiasan itu ditemukan pada 1971 dalam sebuah penggalian tapi kemudian tidak dipublikasi.

Pada kesempatan kali ini, perhiasan tersebut menjadi barang-barang yang akan dipamerkan dalam “Publikasi Proyek Penggalian di Masa Lalu”. Pameran ini adalah bagian dari upaya melaporkan hasil penggalian sebelumnya yang tidak selesai.

“Lokasi laporan asli yang terabaikan selama bertahun-tahun di arsip Departemen Kepurbakalaan Israel, dan pelacakan fisik keberadaan barang itu sendiri, telah memberikan pengetahuan baru tentang harta karun yang telah terlupakan,” kata Dr Ayelet Dayan, kepala Departemen Penelitian Arkeologi yang mengepalai proyek ini, seperti dilansir laman Arkeonews.

Peneliti dari Depertemen Kepurbakalaan Israel Dr Ayelet Dayan, Dr Ayelet Gruber dan Dr Yuval Baruchm meyakini benda tak ternilai itu adalah simbol dari Luna, Dewi Bulan Romawi, yang menemani gadis itu sepanjang hidupnya dan kemudian dikubur bersamanya untuk melindunginya di alam kubur.

Temuan ini, kata peneliti, berasal dari masa setelah Yerusalem hampir seluruhnya hancur setelah pengepungan pada 70 Masehi. Kaum Yahudi kala itu dilarang masuk ke Yerusalem atau menghadapi hukuman mati karena kota itu dikuasai pasukan Romawi.