23/06/2024 18:16
FOKUS MEDAN

Wali Kota Medan Minta Dinkes dan Kecamatan Berkolaborasi dalam Pencapaian Target Imunisasi Polio

Wali Kota Medan Bobby Nasution pimpin Rakor Teknis Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023. Ist

Fokusmedan.com : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan dan seluruh jajaran kecamatan harus berkolaborasi agar capaian imunisasi polio di Kota Medan memenuhi target. Dari target yang ditetapkan sebesar 96 persen, hingga saat ini capaian vaksin polio baru mencapai 57,55 persen.

Demikian penekanan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 yang dilakukan secara Zoom Meeting dari Command Center Balai Kota Medan, Rabu (22/2).

Didampingi Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Bobby Nasution mengungkapkan, imunisasi polio merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah untuk melindungi tubuh anak dari penyakit polio. Sebab, polio termasuk penyakit berbahaya dan dapat dialami siapa saja, terutama balita.

Dikatakan Bobby Nasution, penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi virus polio atau kontak langsung dengan tinja penderita polio. Maka dari itu, diminta kepada masyarakat Kota Medan agar segera membawa anak untuk mendapatkan vaksin polio.

“Saya meminta kepada Dinas Kesehatan dan Kecamatan agar dapat bersinergi untuk mencapai target vaksin polio ini. Yang tidak mau divaksin di puskesmas dapat langsung ke dokternya masing-masing. Saya berharap imunisasi polio ini dilakukan secara tepat dan cakupannya merata di Kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Dalam zoom meeting tersebut, Bobby Nasution juga mengingatkan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Medan masih memiliki PR, terkait penataan median jalan, trotoar dan tanaman yang berada di trotoar. Dikatakannya, penataan yang dilakukan harus benar-benar baik dan sesuai standar kelayakan.

“Sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, yang melihat Kota Medan tidak hanya masyarakatnya saja, tapi juga warga pendatang. Untuk itu tata dengan baik median jalan, trotoar dan tanaman ini karena kini sudah menjadi tanggung jawab Dinas SDABMBK. Apalagi fungsi tanaman  bertujuan untuk menjernihkan udara dan estetika kota,” ungkapnya mengingatkan.

Selanjutnya, Bobby Nasution mengatakan, setelah dua tahun menjabat sebagai Wali Kota Medan, baru belakangan ini melihat mobil tangki penyiram tanaman melakukan penyiramanan. Oleh karenanya, diharapkan agar mobil tangki penyiram tanaman dapat ditambah lagi.

“Selain itu, saya juga minta kepada Kadis SDABMBK untuk berkoordinasi agar gedung-gedung dan tempat-tempat usaha yang memiliki tanaman agar dibuat seragam tanamannya,” ujarnya sembari mengajak masyarakat Kota Medan untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Kemudian, Bobby Nasution juga menanyakan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) apakah sudah menyusun jadwal sharing antara perangkat daerah dan kecamatan. Sebab, jelasnya, sharing itu penting dilakukan guna menyelesaikan permasalahan yang ada di masing-masing kecamatan.

Saat Bobby Nasution bertanya dalam zoom meeting, kecamatan mana yang sudah sharing dan berkoordinasi dengan perangkat daerah, Camat Medan Amplas Andrew F Ayu  langsung menjawab telah melakukannya.

Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas SDABMBK untuk mengatasi permasalahan banjir di Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas. “Di samping itu kita juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan membahas terkait traffic light yang ada di Kecamatan Medan Amplas,” jelas Andrew.

Dalam penanganan stunting di Kecamatan Medan Amplas, Andrew mengaku telah berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan yang ada. “Alhamdulillah, ada beberapa perusahaan yang akan memberikan Corporate Social Responsibility (CSR)  berupa makanan tambahan untuk anak stunting di Kecamatan Medan Amplas,” paparnya. (Rio)