23/06/2024 19:08
SUMUT

PLTM Kandibata I Beroperasi, Bauran EBT di Sumut Capai 43,47 Persen

PLN UID Sumut siap serap pasokan listrik gunakan EBT dari PLTM Kandibata I. Ist

Fokusmedan.com : PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) siap menyerap pasokan listrik menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Kandibata I dengan kapasitas 2 x 4,85 MW yang berlokasi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Pengoperasian PLTM Kandibata I ditandai dengan penandatangan berita acara Commercial Operation Date (COD) yang dilakukan antara PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara dan PT karo bumi energi di Hotel Grand City Hall Medan hari ini.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Tonny Bellamy mengatakan, dengan beroperasinya PLTM Kandibata I menambah penggunaan green energy atau EBT di Sumatera Utara. Saat ini porsi EBT dalam bauran energi Sumatera Utara mencapai 43.47 persen.

Tidak hanya sampai di sini, PLN UID Sumatera utara merencanakan akan melakukan COD untuk enam PLTM dan PLTBM dalam semester pertama di tahun 2023 ini yang mencapai kapasitas daya total 43,7 MW.

“PLTM Kandibata I merupakan pembangkit EBT ke 20 yang beroperasi di Sumatera Utara. Dengan beroperasinya PLTM Kandibata I dapat meningkatkan kehandalan pasokan listrik khususnya di Kabupaten Karo dan sekitarnya. Hal ini juga harus dibarengi dengan kelestarian lingkungan di sekitar PLTM agar dapat tetap terjaga sehingga masyarakat sekitar bisa mendapatkan manfaat,” kata Tonny dalam keterangannya, Selasa (10/1/2023).

Presiden Direktur PT Karo Bumi Energi, Lai Tat Chai mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara selama pembangunan PLTM Kandibata I.

“Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan pembangkit listrik Minihidro dalam rangka mensukseskan program green energy yang ramah lingkungan,” tambah Lai.

Dengan beroperasinya PLTM Kandibata I dapat memperbaiki kualitas tegangan dari 20.66kV menjadi 20.91kV dan efisiensi Biaya Pokok Produksi (BPP) di Sumatera Utara sebesar Rp11.197 miliar. (ng)