
Fokusmedan.com : Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution bersama Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi, dan CEO Pos Bloc Jimmy Saputro meresmikan Pos Bloc Medan, Sabtu (29/10/2022). Pos Bloc diharapkan menjadi salah satu langkah penting bagi kebangkitan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, ia optimis Pos Bloc bisa menjadi icon Kota Medan. Jadi Pos Bloc ini menjadi seperti rumah kreatif UMKM, di mana anak-anak muda bisa terus mengembangkan kreativitasnya menjadi tempat belajar, menjadi inkubator bagi UMKM yang mungkin nanti dikoneksikan dengan pembiayaan, koneksikan dengan akses kepada bahan baku, akses kepada kewirausahaan dan lain sebagainya.
“Saya melihat Pos Bloc Medan ini menjadi rumah UMKM. Jadi menjual produk UMKM itu ya harus seperti ini, harus dijual ditempat yang kreatif. Harapan kita dengan para kurator di Pos Bloc ini, produk-produk UMKM pelan-pelan meningkat,” ujar Teten Masduki.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, pembangunan Pos Bloc ini akan terintegrasi dengan pembangunan Lapangan Merdeka yang sudah dimulai tahun ini. Insya Allah akan selesai tahun 2024, begitu juga dengan pembangunan Kawasan Kota Lama Kesawan yang hari ini juga sudah dibangun oleh Kementerian PUPR dan akan menjadi satu kawasan ekonomi yang tentunya.
“Kami harapkan perekonomian yang bisa bangkit di kawasan ini adalah para pelaku, anak-anak asli kota Medan, anak-anak kreatif Kota Medan yaitu para pelaku UMKM,” ucap Bobby.
Ini, lanjutnya, juga sesuai dengan apa yang sudah diarahkan kepada kita oleh Bapak Presiden. Bagaimana kita bisa menyelamatkan, memprediksi resesi di 2023, resesi ekonomi, resesi global.
“Salah satu bagi kami Pemerintah Kota Medan, untuk bisaselamat dari hal itu bagaimana pergerakan ekonomi kecil para pelaku UMKM dan Koperasi di Kota Medan bisa lebih kita genjot lagi kapasitasnya. Ini sangat inline dengan apa yang kita lakukan pada malam hari ini, peresmian hari ini,” tutur Bobby.
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi menambahkan, gedung yang usianya 111 tahun ini akhirnya menjadi tempat anak-anak muda menelurkan, menggagas kreativitas dan ide-ide baru. Jadi, diharapkan keberadaan Pos Bloc ini menjadi tempat anak-anak muda berkreasi untuk perkembangan dan kemajuan kota Medan.
“Yang tidak kalah penting, yang akan menempati Pos Bloc Medan adalah seluruhnya UMKM. Jadi, komitmen kami tidak mengizinkan pengusaha besar masuk di sini. Inilah tempat berkembangnya UMKM di sekitar kota Medan khususnya, dan di Sumatera Utara (umumnya), bisa membantu mereka untuk kembang dan bertumbuh. Kami persembahkan Pos Bloc Medan untuk menjadi UMKM Kota Medan,” ujarnya.
Sementara, menurut CEO M Bloc Group, Handoko Hendroyono, Pos Bloc Medan merupakan sebuah upaya yang sangat luar biasa. Sekarang ini, ekonomi Indonesia digerakkan oleh empati, sesuatu yang sifatnya keberpihakan dan pemberdayaan.
“Ini adalah sebuah upaya bersama-sama yang sangat tepat, ketika kita dengar soal sirkular ekonomi, regeneration economy bagaimana bisa benar-benar memanfaatkan ruang yang kurang efektif menjadi lebih efektif. Saya rasa ini sebuah upaya yang saya yakin akan mengakibatkan kita semua akan diuntungkan,” pungkas Handoko Hendroyono.
Untuk diketahui, proyek Pos Bloc Medan merupakan kolaborasi antara PT Pos Properti Indonesia dengan PT Ruang Kreatif Pos telah melakukan revitalisasi aset Gedung Kantor Pos Medan yang telah berusia 111 tahun tersebut menjadi sebuah creative hub multi-fungsi bagi berbagai komunitas kreatif, pengembangan talenta lokal, pemberdayaan bisnis UMKM dan UKM.
Pada area gedung yang telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya sesuai UU No 10 Tahun 2010 dan Peraturan Daerah Kota Medan No.2 Tahun 2012 tersebut akan hadir banyak tenant UKM/UMKM yang bergerak di berbagai bidang industri kreatif seperti kuliner, musik, film, fashion, hingga kriya.
Tenant-tenant yang telah dibuka di Pos Bloc Medan terdiri dari tenant F&B seperti Gelato Secrets, Nelayan, Common Folks, Si Tea, Torei, Mak Judes, Keude Makbid, Es Coklat Gajah Mada, Aeki Cerita Kopi, Meat Me, Canggu Bakehouse, Titik Temu, Mini M Bloc Market, Wolle Wolly, Mak Mie, Offle, Kedai Seoul, Huta Fresh Market hingga Oh Donut. Sementara tenant non-F&B antara lain Photomatics, GrowLiving.co hingga Sovlo.
Selain itu, beberapa area di Pos Bloc Medan yang baru ini akan diperkenalkan sebagai berikut Esplanade, De Boer (alfresco area), Maidan Hall (ampiteater), Rotunda (aula utama), Taman, hingga Museum Pos Gallery. (ng)
