
Fokusmedan.comĀ : Sedikitnya 57 siswa sekolah menengah di Bochil, Negara Bagian Chiapas, Meksiko Jumat lalu diracun oleh bahan yang belum diketahui.
Peristiwa keracunan massal ini adalah yang ketiga kalinya terjadi di sekolah Chiapas dalam dua pekan terakhir. Insiden ini sontak membuat siswa lain takut dan orang tua murid marah.
Institut Keamanan Sosial Meksiko dua hari lalu mengatakan 57 remaja itu masuk rumah sakit dengan gejala seperti keracunan.
Laman the Straits Times melaporkan, Ahad (9/10), salah satu siswa berada dalam kondisi “lemah” harus dipindahkan ke rumah sakit negara bagian sementara yang lainnya cukup stabil.
Pihak berwenang tidak berspekulasi tentang apa yang menyebabkan peristiwa itu namun media lokal menyebut sejumlah orang tua meyakini siswa-siswa itu menelan makanan atau minuman yang diberi racun.
“Kami sangat marah dengan kejadian itu,” kata para pejabat Bochil dalam pernyataan. Mereka mengaku sudah bekerja sama dengan jaksa untuk menyelidiki insiden ini.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan keadaan kacau di rumah sakit ketika sejumlah remaja berseragam dibawa bergegas di lorong rumah sakit dan terdengar suara-suara jeritan kepanikan.
Kantor jaksa dalam media sosialnya kemarin mengatakan sudah melakukan 15 uji toksikologi dan semua hasilnya negatif. Sejumlah laporan yang beredar di media setempat dan media sosial mengatakan siswa-siswa itu positif kokain.
Dalam sebuah video yang diunggah di Facebook kemarin, puluhan orang tua murid berkumpul di lapangan basket sekolah untuk berunjuk rasa menuntut penjelasan dari pihak berwenang sementara puluhan polisiĀ membawa tameng pelindung mengawasi mereka.
Sejak 23 September lalu media lokal melaporkan dua kejadian keracunan massal di Kota Tapachula.(yaya)
