Harga Kripto Berada di Zona Merah, Cardano Paling Parah

Harga kripto berada di zona merah. EPA

Fokusmedan.com : Mayoritas harga kripto melemah, mulai dari cardano (ADA) sampai bitcoin (BTC), pada perdagangan Jumat (19/8) pagi.

Mengutip coinmarket.com di laman CNN, Jumat (19/8/2022), harga cardano paling jeblok hingga 1,79 persen dalam 1 jam terakhir. Kripto itu bertengger di level US$0,4 per keping.

Pelemahan juga terjadi pada dogecoin (DOGE) yang melemah 1,76 persen dalam 1 jam terakhir ke level US$0,07 per keping. Lalu, solana (SOL) terjungkal 1,11 persen dalam 1 jam terakhir menjadi US$38,1 per keping.

Kemudian, diikuti oleh ripple (XRP) yang minus 1,01 persen dalam 1 jam terakhir menjadi US$0,36 per keping. Ripple juga terkoreksi lebih dari 4 persen dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin juga melemah 0,74 persen dalam 1 jam terakhir. Kripto dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar itu dibanderol sebesar US$22.752 per keping.

Selanjutnya, ethereum (ETH) tampak melemah 0,63 persen dalam 1 jam terakhir ke level US$1.813 per keping dan binance coin (BNB) melemah 0,87 persen dalam 1 jam terakhir ke level US$291,37 per keping.

Di sisi lain, tether (USDT) bergerak stagnan, USD coin (USDC) menguat 0,03 persen, dan binance USD (BUSD) menguat 0,07 persen dalam 1 jam terakhir.

Saat ini, kripto masih dilarang sebagai alat bayar di Indonesia. Namun, kripto termasuk komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Uang kripto diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti No 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

Selain itu, aturan kripto juga tercantum dalam Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.(ram)