Rupiah Loyo ke Rp14.832 per Dolar AS Dihantui Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga AS

Ilustrasi Rupiah. Shutterstock

Fokusmedan.com : Nilai tukar rupiah bertengger di Rp14.832 per dolar AS pada Rabu (22/6) pagi. Mata uang melemah 19 poin atau 0,13 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia tunduk di hadapan dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,19 persen, won Korea Selatan melemah 0,12 persen, dolar Taiwan melemah 0,13 persen, bath Thailand melemah 0,33 persen, peso Filipina melemah 0,36 persen, yuan China melemah 0,4 persen, ringgit Malaysia melemah 0,1 persen dan rupee India melemah 0,13 persen.

Senada, mata uang utama di negara maju juga melemah terhadap dolar AS. Rinciannya, poundsterling Inggris melemah 0,26 persen, franc Swiss melemah 0,12 persen, dolar Australia melemah 0,44 persen, dan dolar Kanada melemah 0,22 persen.

Analis Pasar Ariston Tjendra memproyeksi rupiah kembali tertekan hari ini. Sebab, pasar khawatir akan menaikkan bunga acuan secara agresif.

“Bank sentral AS masih dalam jalur kenaikan suku bunga acuan agresif tahun ini di mana Juli nanti akan kembali menaikkan 50 bps sampai 75 bps,” ungkap Ariston dikutip CNNIndonesia.com.

Oleh karena itu, ia memproyeksi rupiah bergerak dalam rentang Rp14.800 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.(ram)