Ikut Perang di Ukraina, Dua Warga AS Hilang Diduga Ditangkap Pasukan Rusia

Fokusmedan.com : Dua warga Amerika Serikat yang ikut berperang dengan pasukan Ukraina di Kota Kharkiv hilang hampir sepekan dan dikabarkan ditangkap oleh pasukan Rusia. Demikian menurut keterangan keluarga dan rekan sesama tentara mereka.

Kedua warga AS itu adalah Alexander John-Robert Drueke, 39 tahun, asal Tuscalosa, Alambama dan Andy Tai Ngoc Huynh, 27 tahun, dari Hartselle, Alabama.

Seseorang yang mengaku sebagai sersan di tim pasukan itu memberikan foto paspor kedua warga AS itu kepada CNN. Dia mengatakan pasukannya bertempur di bawah komando Brigade 92 pada 9 Juni, dekat kota Izbytske.

Drueke dan Hyunh, kata dia, hilang selagi pertempuran berlangsung dan pencarian jasad mereka berakhir nihil. Sebuah unggahan di saluran Telegram propaganda Rusia sehari kemudian mengklaim dua warga AS tertangkap di dekat Kharkiv.

“Sungguh gila sekali. Ada sekitar ratusan ditambah infanteri pasukan Rusia yang mendekati posisi kami. Senjata T72 kami terus menembak dari jarak 30-40 meter,” kata dia, seperti dilansir CNN, Kamis (16/6).

Bunny Drueke, ibu Alexander, mengatakan kepada CNN, “mereka dianggap sebagai tawanan perang, tapi itu belum dipastikan.”

Menurut dia, Kedutaan AS di Ukraina belum bisa memastikan apakah putranya benar tertangkap.

“Mereka belum bisa memastikan apakah dia ditangkap pasukan Rusia. Yang bisa mereka pastikan adalah dia saat ini hilang,” kata ibunya.

Tunangan Hyunh, Joy Black, mengatakan kepada CNN, “Kami tidak mau berasumsi saat ini soal apa yang sebenarnya terjadi. Mereka memperkirakan ada beberapa skenario. Salah satunya adalah mereka tertangkap. Tapi kami tidak mendapat informasi pasti saat ini.”

Gedung Putih hari ini menyerukan warga AS agar tidak pergi ke Ukraina setelah muncul laporan dua warga AS ditangkap pasukan Rusia.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan kepada wartawan, jika laporan itu benar, maka AS akan melakukan apa pun untuk mendapatkan mereka kembali.(yaya)