
Fokusmedan.com : Kuasa hukum PT Bibit Unggul Karobiotek (BUK), Theo Sembiring meminta Polres Karo bertindak adil terkait kasus bentrokan di Desa Kacinambun, Kecamatan Tigapanah, Puncak 2000 Siosar, Kabupaten Karo beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, dalam kasus bentrokan ini pihaknya yang mewakili pekerja PT BUK hanya membela diri dari serangan yang dilakukan sekelompok orang yang diduga berasal dari masyarakat Desa Suka Maju.
“Jadi penetapan 16 tersangka (pekerja PT BUK) dan satu orang dari masyarakat oleh pihak kepolisian sungguh tidak adil,” sebutnya kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).
Terlebih lagi, lanjutnya, kendati sebelumnya kami sudah beberapa kali membuat laporan polisi (LP) terkait adanya pengerusakan pagar dan lainnya, lanjutnya, namun proses itu hanya sampai tingkat penyidikan saja.
Berbarengan, kuasa hukum PT BUK lainnya, Rita Wahyuni memaparkan, bentrokan terjadi ketika sekelompok orang yang diduga masyarakat Desa Suka Maju melakukan penyerangan saat karyawan PT BUK sedang bekerja untuk pembuatan taman.
“Saat itu pekerja sedang melakukan pembuatan taman yang ada kolam airnya. Sudah tentu, pekerja di lokasi kerja tidak ada membawa senjata apapun, dan saat itu masih kondusif,” jelasnya.
Namun, kondisi berlangsung ricuh saat penyerangan dilakukan sejelompok orang dan adanya suara letusan tembakan yang berasal dari senapan angin. Malah, salah seorang pekerja dari PT BUK terkena tombak.
“Jadi bahasa saling serang yang disampaikan pihak kepolisian itu keliru. Justru, kami lah diserang,” jelasnya.
Ia menegaskan, sekelompok orang yang menyerang pelerja diduga berasal dari masyarakat Desa Suka Maju. Jadi, perlawanan yang dilakukan pekerja PT BUK adalah murni pembelaan diri.
“Aneh dong, kenapa pekerja pembuatan taman diserang, sementara lokasinya justru di atas lahan HGU Desa Kacinambun, Kecamatan Tigapanah Puncak 2000 Siosar,” ungkapnya.
“Dan lagi, pembuatan taman itu sama sekali tidak merusak garis polisi yang dipasang polisi,” bebernya.
Untuk itu, lanjutnya, ini yang mau kami sampaikan agar Pak Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak mengetahui kebenaran yang sebenar-benarnya.
“Saya yakin Pak Kapolda Sumut orang yang bijaksana dan adil dalam memimpin. Saya khawatir kebenaran ini tidak sampai ke beliau,” harapnya.
Terkait bentrokan ini, lanjutnya, pihaknya sangat berharap agar pihak kepolisian dapat menindak tegas dan menangkap semua pelaku dan pemicu kerusuhan,(yaya)
