
Fokusmedan.com : Parlemen Ukraina atau Rada mengesahkan UU yang menawarkan hadiah bagi tentara Rusia pembelot yang menyerahkan perangkat militer mereka.
Dalam sebuah pernyataan di situs web Rada, UU 7229 menyatakan bahwa siapapun yang menyerahkan peralatan militer Rusia kepada Ukraina akan menerima hadiah yang layak.
Rada menyatakan, siapapun yang memberikan militer Ukraina kapal perang atau pesawat tempur Rusia (baik jet tempur atau jet penyerang) dapat menerima hadiah sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar.
Kendaraan militer, seperti truk khusus akan menerima hadiah sebesar USD 10.000 atau sekitar Rp 143 juta.
Selain uang, pernyataan itu juga mengatakan siapapun yang menyerahkan peralatan militer Rusia akan dirahasikan dan bisa tinggal dengan aman di Ukraina serta mendapatkan dukungan dalam mendapatkan dokumen baru dan pergi ke negara ketiga.
Wakil Ketua Pertama Parlemen Ukraina, Oleksandr Kornienko mengatakan, UU baru ini akan berhasil karena banyak tentara Rusia yang perlu “mengisi kembali status keuangan mereka.” Selain itu, Kornienko mengatakan “demoralisasi tentara penjajah akan mendorong keinginan untuk menyerahkan peralatan tersebut,” demikian dikutip dari Business Insider, Minggu (3/4).
Kornienko menambahkan, para tentara Rusia akan termotivasi oleh “kesalahpahaman mereka terkait makna mengapa mereka sekarat.”
Memberikan hadiah kepada tentara Rusia pembelot telah menjadi strategi Ukraina sejak perang dimulai.
Pada 28 Februari, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov menyerukan kepada para tentara Rusia di halaman Facebook-nya, mengatakan: “Kami menawarkan tentara Rusia sebuah pilihan: mati dalam perang yang tidak adil atau amnesti penuh dan kompensasi 5 juta rubel (Rp 83 juta), jika mereka meletakkan senjata mereka dan menyerah secara sukarela.”(yaya)
