
Fokusmedan.com : Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste yaitu Rob Fenn melakukan kunjungan kerja ke beberapa pejabat di Bali, Selasa (29/3). Rob bertemu dengan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana atau Cok Ace, Wakapolda Bali, Brigjen Pol Drs I Ketut Suardana, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, dan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.
Dalam Pertemuan itu dibahas persiapan KTT G20 dan pembukaan pariwisata Bali serta lain-lainnya. Rob mengatakan, keputusan Bali menjadi tuan rumah KTT G20 adalah sebuah sinyal untuk memberi kabar kepada dunia bahwa Bali tempat yang aman untuk dikunjungi oleh para wisatawan.
“Bali menjadi tuan rumah G20 itu merupakan sinyal yang amat sangat penting untuk memastikan kepada dunia internasional, bahwa Bali itu adalah tempat yang aman,” kata dia saat ditemui di Denpasar, Bali.
Dia juga mengatakan, KTT G20 merupakan kegiatan konferensi Internasional. Rob menambahkan, Bali menjadi tuan rumah G20 memberikan kesempatan bagi Bali untuk diberitakan di media-media internasional.
“Mungkin sekarang cuma 354 warga Negara Inggris yang datang ke Bali tetapi mereka begitu pulang akan bicara kepada teman-temannya dan tetangga semuanya menyebarkan berita informasi terbaik untuk Bali. Dari situ, kita juga bisa meningkatkan
interest orang-orang Inggris untuk datang ke Bali,” imbuhnya.
Soal KTT G20 yang akan digelar di Bali, pihaknya mengungkapkan keputusan tersebut sudah tepat dan Inggris mendukung penuh kegiatan tersebut.
“G20 ini berada di tangan yang bagus dihandle oleh Indonesia sebagai Presidensi G20 dan Inggris memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Indonesia dan G20 merupakan infrastruktur internasional yang penting dan Inggris adalah teman dari Presidensi Indonesia,” katanya.
“Dan kami, telah bekerjasama dengan erat dengan Indonesia dalam hal G20 ini. Dan Inggris itu sebagai Ketua G7 tahun lalu dan ingin berbagi keberhasilan juga dengan Indonesia yang baru saja memegang Pesidensi G20. Dan kami membawa keberhasilan kami sebagai ketua G7 ke G20,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, tema KTT G20 Recover Together, Recover Stronger yang diusung Indonesia sangat sesuai. Pihaknya berharap KTT G20 sukses di Bali.
“Indonesia merupakan negara yang sangat besar oleh karena itu kami ingin memastikan kami (mendapatkan) pemahaman yang dalam mengenai kebutuhan dari setiap provinsi dan itu tidak bisa dicapai hanya duduk di Jakarta,” jelasnya.
Dia mengaku pergi ke Bali untuk bertemu dengan pemangku kepentingan untuk memahami strategi dan kolaborasi apa yang bisa dilakukan bersama.
“Dan melalui program second city di kedutaan Inggris. Tim second city memang berfokus untuk bekerjasama dengan pemerintah-pemerintah daerah guna memastikan bahwa Inggris bisa berkolaborasi berbagai bidang dengan beberapa pemerintah daerah ini. Bali adalah salah satunya selai itu ada Surabaya, Jakarta dan Bandung,” ujarnya.(yaya)
