15/07/2024 18:10
FOKUS MEDAN

Dituduh Aniaya Brigadir FS, Ini Penjelasan Kapolsek

Fokusmedan.com : Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu angkat bicara terkait tudingan penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang anggotanya di Pasar I Desa Saintis Kecamatan Percut Sei Tuan.

Ia mengatakan tidak ada melakukan penganiayaan, yang sebenarnya terjadi Kapolsek mengamankan Brigadir FS karena membuat resah masyarakat.

“Masyarakat sudah berulang kali melaporkan kepada saya, sebagai pimpinan saya datang mengamankannya,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu kepada wartawan, Rabu (29/9/2021).

Ia mengatakan Brigadir FS melakukan tindakan dengan membikin onar dan membuat warga sekitar resah, di Pasar I Desa Saentis, Senin (27/9/2021). Keributan terkait sengketa lahan.

“Saya gak mau buka boroknya, walau begitu dia anggota saya. Ya saya selaku Kapolsek mendapat informasi adanya keresahan warga ya turunlah, mengamankannya, saya datang bersama Provost juga,” kata Jan Piter.

Kapolsek mengatakan saat diamankan, Brigadir FS sempat bersikeras tak mau dibawa. Jan Piter membantah melakukan penganiayaan terhadap anggotanya.

“Salah saya dimana, saya amankan dia, dibawa ke Komando gak mau. Artinya saya bawa dia supaya masyarakat reda dulu, kalau saya diam pimpinan membiarkan,” ungkapnya.

Meski begitu, Jan Piter mempersilahkan bila anggotanya yang tak terima dengan tindakannya melaporkan balik atas tuduhan penganiayaan.

“Sekarang mau balikan fakta ya silahkan aja (melapor),” tukasnya.

Sementara, RJA yang merupakan istri Brigadir FS mengaku suaminya mengalami penganiayaan saat diamankan Kapolsek Percut Sei Tuan.

“Suami saya dianiaya hingga mengalami luka di wajah dan kedua tanganya, kalau memang suami saya salah, maunya bawalah Provost atau orang Reskrim, ini kok suami saya diborgol dan dianiaya, saya tidak terima,” ungkapnya kepada wartawan SuaraSumut.id.

Ia mengatakan keributan ini dipicu tindakan suaminya Brigadir FS merubuhkan bangunan yang berdiri tanpa izin di lahan yang dijaga suaminya, hingga akhirnya Kapolsek datang dan mengamankan suaminya.

“Rencananya saya mau buat laporan ke Polda Sumut atas kasus penganiyaan,” tukasnya.

 

(Rio)