18/05/2024 15:03
NASIONAL

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Terpapar Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Satgas Covid-19 lakukan persiapan isolasi terpusat di SMPN 4 Mrebet Purbalingga. Kompas.com

Fokusmedan.com : Sebanyak 90 siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tersebut diketahui usai dilakukannya rapid test antigen massal oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga, Senin (20/9/2021).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga Joko Sumarno masih menggali informasi dan klarifikasi dari Kepala SMPN 4 Mrebet Purbalingga.

“Pembelajaran tatap muka (PTM) kan sebenarnya juga belum berjalan, apa itu kucing-kucingan atau bagaimana, ini yang masih akan kami cari tahu dari kepala sekolahnya,” kata Joko saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021).

Sementara itu, Kepala Dinkes Purbalingga Hanung Wikantono mengatakan, SMPN 4 Mrebet sempat memulai pembelajaran tatap muka (PTM) sebelum ada keputusan Satgas Covid-19.

“Sudah berlangsung (PTM) selama satu-dua minggu, terus ada yang bergejala dan banyak yang mengalami hal serupa, demam, flu,” kata Hanung.

Dari temuan itu, kepala sekolah berinisiatif menghubungi dinkes untuk melakukan rapid test antigen secara massal. Dari 350 sampel usap, 90 siswa menunjukkan hasil positif Covid-19.

“Hari ini kami putuskan isolasi terpusat di gedung sekolah,” ujar Hanung dikutip Kompas.com, Rabu (22/9/2021).

Isolasi terpusat, lanjut Hanung, dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya klaster penularan Covid-19 baru di Purbalingga.

“Opsinya hanya isolasi terpusat, tidak ada isoman, 90 kalau dibuat pohon faktor jadi ledakan klaster. Kami tidak mau ambil risiko itu,” ujarnya

Dia menjelaskan, puluhan siswa akan menjalani isolasi selama 13 hari terhitung hari ini.
Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga masih melakukan sosialisasi kepada wali murid agar tidak muncul penolakan.

“Hampir semua pasien tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan. Kami menyiagakan tenaga medis lengkap dengan fasilitasnya agar seluruh siswa dapat terpantau,” ujarnya.

Hanung menambahkan, puluhan siswa tersebut nantinya menjalani tes swab PCR. Dari hasil PCR itu, Satgas Covid-19 akan melakukan tracing
kontak erat hingga lingkungan keluarga siswa.(ng)