22/02/2024 20:54
NASIONAL

Dibanding Indonesia, Investor Lebih Tertarik Bangun Kilang di Singapura

Fokusmedan.com : Mantan Staf Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Said Didu mengatakan, investor lebih berminat membangun kilang di Singapura dibanding Indonesia. Salah satunya disebabkan oleh perbedaan bunga bank yang signifikan. Sehingga Singapura dinilai lebih laik.

“Membangun kilang di Singapura lebih layak dibanding Indonesia. Kenapa? hanya masalah bunga bank saja. IRR (Internal Rate of Return) 3 sampai 4 persen, di Indonesia 8 hingga 10 persen tidak mungkin laik,” ujar Said Didu, Jakarta, Jumat (2/4).

Jika dibangun di Singapura, kata Said Didu, investasi pembangunan kilang tersebut menjadi layak karena bunga bank di negara tersebut jauh lebih rendah. Adapun bunga bank Singapura hanya 2 persen.

“Kalau dibangun di Singapura menjadi laik karena bunga banknya lebih rendah hanya 2 persen. Kalau mau pemerintah memberikan insentif agar IRR nya menjadi naik menambah likuiditas,” paparnya.

Pembangunan kilang dinilai menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Mengingat Indonesia juga memiliki cadangan minyak mentah yang cukup banyak untuk dikelola.

“Perbankan pasti mau mendanai. Pertamina ini cukup besar dan pasarnya cukup besar. Bayangkan saja penduduk Singapura hanya 3 juta tapi karena layak disana berebut orang bangun kilang. Penduduk Indonesia 270 juta masa nggak ada yang mau bangun kilang? Jadi sebenarnya inilah tarik menarik antara yang ingin berdagang dan ingin membangun industrinya,” tandasnya.(yaya)