
Fokusmedan.com : Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi angkat bicara terkait timbulnya kerumunan di kegiatan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada 5 sampai 7 Maret 2021.
Edy menyesalkan timbulnya kerumunan di KLB tersebut karena pemerintah provinsi Sumut tidak pernah mengeluarkan izin kegiatan itu.
“Tidak ada perizinan. Saya tidak pernah mengeluarkan izin yang pastinya itu adalah perbuatan yang tidak benar, siapa pun dia,” katanya, Selasa (9/3).
Padahal, kata Edy, di dalam penerapan protokol kesehatan saat pandemi tidak boleh melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan banyak orang.
“Gubernur Sumut yang punya wilayah harus diberikan informasi. Apalagi Gubernur Sumut selaku kepala satuan tugas (Covid-19), tidak boleh ada kegiatan kegiatan yang mengundang kerumunan,” ucapnya.
Edy pun menilai KLB Partai Demokrat yang digelar di Deli Serdang tidak sah.
“Tidak ada KLB. Sumut jangan dijadikan ajang kegiatan yang tidak sah, KLB itu ada mekanismenya,” tandasnya.
Seperti diketahui, KLB Partai Demokrat di Deli Serdang menetapkan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, sebagai ketua umum partai berlambang bintang mercy tersebut. Namun, KLB tersebut ditentang oleh kubu Partai Demokrat yang diketuai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).(yaya)
