Polisi Amankan Seratusan Pelajar yang Akan Ikut Demo di Medan

fokusmedan : Polsek Medan Timur menangkap 102 pelajar yang akan ikut berdemo di Lapangan Merdeka Medan, 2 orang resmi ditahan karena membawa 2 bom molotov, Jumat (9/10) sore.

Kedua tersangka masing-masing berinisial MR (17) warga Jalan Yos Sudarso Lorong 14 C, Kecamatan Medan Barat yang berstatus pelajar SMKP PAB Helvetia kelas XII dan KK (16) Jalan Helvetia Pasar 5 Gang Masjid, Kecamatan Medan Helvetia berstatus pelajar di SMKN 5 Medan kelas XI.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu ALP Tambunan kepada kepada wartawan mengatakan penangkapan terhadap para pelajar itu berawal ketika personil Reskrim stand bye di Mapolsek dalam rangka mengantisipasi demo mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja (Omnibus Law).

“Kita stand bye di depan Mako untuk melakukan razia terhadap massa pendemo. Tiba-tiba melintas sejumlah angkot yang ditumpangi seratusan pelajar dan pengendara sepedamotor, sehingga saya bersama anggota menghalau mereka,” ujarnya.

Para pelajar itu sambungnya, berupaya kabur. Namun pihaknya melakukan pengepungan dan berhasil mengamankan 102 pelajar yang masih dibawah umur. Selanjutnya para pelajar dikumpulkan di Mako, dan selanjutnya dilakukan penggeledahan.

“Hasilnya, dari tas ransel milik MR ditemukan 2 botol sirup kaca berisi minyak tanah lengkap denga sumbu (bom molotov). Sedangkan dari tas KK disita cat pilox,” jelasnya.

Kanit menambahkan, saat diinterogasi MR mengaku bertemu dengan temanya, R yang berhasil melarikan diri. R menitipkan 2 bom molotov di dalam tas MR untuk dibawa ke Lapangan Merdeka serta ikut demo.

“Terhadap 100 pelajar lagi didata dan selanjutnya kita akan memanggil orangtuanya masing-masing,” tukasnya.

(Rio)