1 Napi & 2 Tahanan Rutan Tanjung Gusta Kabur, Ditangkap saat Naik Becak

fokusmedan : Dua tahanan dan seorang narapidana Rutan Kelas I Medan di Tanjung Gusta kabur, Senin (8/1) malam. Sayangnya, upaya mereka berakhir di tangan pegawai penjara yang tengah melintas.

“Ketiga warga binaan ini dari Aceh, larinya dari klinik Rutan Kelas I Medan, lompat tembok yang tingginya sekitar 8 meter,” ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumut, Muhammad Jahari Sitepu, Selasa (9/6).

Tiga orang yang melarikan diri masing-masing berinisial HE, SMJ, dan AR. Seorang di antaranya tengah menjalani hukuman 7 tahun penjara karena perkara narkoba. Sementara 2 lainnya masih proses persidangan, juga dalam perkara narkoba. “Menurut pengakuannya, dia dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup,” jelas Jahari.

HE, SMJ dan AR menaiki tembok Rutan, sekitar pukul 18.45 Wib. Mereka terlihat pegawai Kemenkumham yang tinggal di kompleks sekitar penjara itu. Pegawai ini sedang berkendara bersama anaknya. Setelah menurunkan anaknya, dia menangkap salah seorang pelarian yang melompat turun dari tembok.

Pegawai itu juga berteriak meminta bantuan. Tak lama berselang warga sekitar kompleks penjara langsung menangkap seorang pelarian lainnya.

Kejadian itu juga langsung dikoordinasikan dengan Polsek Helvetia dan Kodim setempat. Seorang lagi akhirnya tertangkap di dalam becak bersama seorang perempuan. “Menurut info, (perempuan itu) kakak tiri dia,” sebut Jahari.(yaya)