19/05/2024 0:17
NASIONAL

Polda Sumut ungkap ‘akal bulus’ korban begal jari putus

fokusmedan : Polda Sunut akhirnya mengungkap    ‘akal bulus’ EBS (54) yang mengaku sebagai korban begal di Jalan AR Hakim simpang Jalan Wahidin yang menyebabkan jari tangan kirinya putus.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan, hal itu diketahui setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan pengecekan alat bukti maupun saksi-saksi yang ternyata tidak sesuai dengan keterangan EBS.

“Setelah tim melakukan investigasi dengan mengumpulkan semua alat bukti dan keterangan serta perangkat IT dan kamera CCTV, ternyata keterangan dari EBS tidak sesuai dengan kenyataan,” sebutnya kepada wartawan, didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat (15/5).

Kemudian dilakukan investigasi lebih lanjut dan diketahui bahwa peristiwa tersebut tidak pernah terjadi, melainkan hanya rekayasa dari korban sendiri.

“Atas hal tersebut, hari ini kita secara resmi mengatakan bahwa EBS resmi menjadi tersangka,” tegasnya.

Ia menjelaskan,adapun motif yang dilakukan oleh Erlina dikarenakan ia terlilit hutang. Tujuannya, agar ia bisa mendapatkan asuransi.

“Jadi tersangka ini terlilit hutang. Ia menebas jarinya agar mendapat asuransi dan para pemberi hutang merasa iba,” ujarnya.

Sedangkan aksi yang dilakukan pelaku ini dilakukannya dalam keadaan sadar dengan  menebas jarinya hingga putus dan memasukkannya ke dalam kantong plastik.

“Lalu ia membuangnya ke parit dan kita masih melakukan penyelidikan. Karena anggota tubuh tentu tersebut harus dikuburkan. Pelaku menebas jarinya dengan menggunakan pisau daging,” ungkapnya.

Kini EBS dipersangkakan dengan pasal 242 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara atas laporan palsu yang dibuatnya. Saat ini, terhadapnya juga sudah dilakukan penahanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita bernama EBS yang merupakan pedagang cabai mengalami pembegalan sadis dan menyebakan jarinya putus dan kehilangan jari, tas, HP dan uang Rp4 juta. di Jalan AR Hakim, tepatnya persimpangan Jalan Wahidin, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung pada Jumat (1/5/2020) sekira pukul 05.00 WIB.(riz)