18/04/2024 14:12
NASIONAL

Cegah Penyebaran Covid-19, Industri Pariwisata di Sumut Ditutup Sementara

fokusmedan : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengeluarkan surat edaran tentang penutupan sementara tempat industri pariwisata. Langkah ini dibuat untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19).

“Hari ini Gubernur sudah menetapkan surat edaran terkait penutupan sementara kegiatan operasional industri pariwisata dalam upaya menghentikan penyebaran infeksi corona,” ujar Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis pada siaran langsung konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut di Jalan Diponegoro, Senin (23/3).

Tempat-tempat yang ditutup di antaranya bioskop, karaoke, bar, panti pijat, spa, biliar, diskotik dan tempat yang berhubungan dengan tempat wisata. Penutupan operasional tempat industri pariwisata ditetapkan mulai Senin (23/3) hingga 2 minggu ke depan.

Gugus tugas juga mengimbau penyelenggara Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) seperti hotel untuk menunda sementara kegiatan keramaian sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Gugus tugas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa melakukan kegiatan pembersihan lingkungan. Kegiatan itu diharapkan dilaksanakan sampai ke tingkat desa.

“Diharapkan seluruh elemen masyarakat menuruti hal ini. Kita sudah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Satpol PP dan akan melakukan tindakan bagi yang tidak mematuhi surat edaran Gubernur,” ujar Riadil.

Hingga Senin (23/3) pukul 17.00 WIB, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 50 orang atau naik 2 dari jumlah sebelumnya 48 orang. “Dan satu PDP kita ada yang meninggal hari ini. Kita harapkan 50 orang PDP ini bisa kita rawat dengan baik,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan sampai hari ini

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 35 persen dari 496 orang pada Minggu (22/3) menjadi 763 orang. “ODP yang 763 ini kita harapkan karantina mandiri di rumah,” sebut Alwi.

Mengenai rapid test, Alwi mengatakan alat tes akan tiba di Sumut. Rapid test akan dimulai dengan daerah yang banyak ODP. “Itulah bagian rencana kita memperkuat pemutusan rantai penularan,” jelas Alwi.(yaya)