Siagakan 312 Petugas, PLN Binjai Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Lebaran

Manager PLN UP3 Binjai Ariadi Wisnu Sukendar serahkan cendramata ke Ketua Korwalis Sumut Dame Sinaga. Ist

Fokusmedan.com : PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai siap menjaga keandalan listrik selama Lebaran. PLN UP3 Binjai menyiagakan 312 petugas yang tersebar di 27 kantor jaga dan 35 posko siaga.

Manager PLN UP3 Binjai Ariadi Wisnu Sukendar mengatakan, pihaknya siap untuk memberi pelayanan listrik terbaik selama Idul Fitri.

Dijelaskan Wisnu, PLN UP3 Binjai membawahi sembilan unit layanan (ULP Stabat, Binjai Timur, Pangkalan Susu, Gebang, Tanjung Pura,  Binjai Barat, Kuala, Pangkalan Brandan dan Binjai Kota. Untuk keandalan listrik selama Lebaran, disiapkan 312 petugas siaga yang tersebar di 27 kantor jaga dan 35 posko siaga.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujar Wisnu didampingi Manager Bagian Keuangan dan Umum, Surya Sahputra Sitepu, Supervisor Operasi Distribusi, Wahyu Aji Kurniawan, Supervisor Mapping Data Jaringan dan Pelanggan, Andri Oloan Harahap, Sipervisor ADM Umum, Muhammad Fadli dan Pejabat K3L dan Keamanan, Agustini Sirait .

Terkait tunggakan pelanggan, kata dia, sampai dengan Maret 2022 dari total pelanggan pascabayar 272 ribu lelanggan dengan total tagihan Rp80 miliar sampai 31 Maret tersisa pelanggan menunggak 11 ribu dengan sisa tagihan menunggak sebesar Rp1 miliar. Sampai 22 April 2022, status pelanggan menunggak 2 bulan dari 11 ribu pelanggan sisa 282 pelanggan yang statusnya sudah diputus dengan nilai Rp1 miliar sisa Rp73 juta.

“Jumlah itu yang kami gempur dalam gebrak penunggak untuk di putus dan dibongkar,” tuturnya.

Dikatakannya, jumlah penunggak ini bisa menurun karena sudah kita buat tim yang setiap awal bulan menyampaikan invoice  (pemberitahuan/ daftar tagihan) agar pelanggan membayar kewajibannya sebelum tanggal 20 setiap bulannya. Jika lewat tanggal 20 pelanggan tidak bayar rekening maka akan ada petugas yang datang untuk memutus sementara.

“Dengan edukasi yang kita berikan, pelanggan di daerah Binjai  sudah memahami kewajibannya,” kata Wisnu.

Wisnu menambahkan, strateginya  dalam meningkatkan sinergi tetap melakukan kordinasi dengan Wali Kota dan Bupati serta Kejari, agar PLN diterima sebagai pemberi pelayanan dalam listrik. Kepada staf PLN juga kami selalu beri himbauan  dan kolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik.

Juga ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi  bagaimana sosialisasi PLN Mobile, mulai SMP dan SMA sampai mahasiswa. Sehingga masyarakat paham bahwa PLN tidak hanya bertugas untuk melistriki saja, namun ada tugas-tugas sosialnya.

“Khususnya dalam memasuki bulan Ramadan dan Idul Fitri dan memang setiap hari besar keagamaan, kami selalu menyiagakan petugas PLN sehingga mampu memberi pelayanan selama 24 jam,” pungkasnya.

PLN Binjai, kata dia, juga mempunyai tim P2TL (Penertiban penggunaan Tenaga Listrik). Bagi pelanggan yang melakukan pelanggaran akan ditertibkan. Sejak 2021 pihaknya memiliki target dan bisa mencapai 100 persen lebih target itu untuk meyelamatkan kwh jual dan rupiah yang diakibatkan pelanggaran pemakaian tenaga listrik.

“Sampai Maret 2022 target tri wulan juga kami capai di atas 100 persen artinya kegiatan rutin kami untuk penertiban pengguna listrik terus ada. Karena ada juga pelanggan ini yang tidak berperilaku baik walau sudah berulangkali ditertibkan namun kembali mengulang pelanggaran,” tuturnya.(ng)