Jokowi Minta Menteri Yakinkan Masyarakat Tidak Ada 3 Periode dan Penundaan Pemilu

Fokusmedan.com : Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri, agar meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada penundaan Pemilu ataupun perpanjangan jabatan presiden menjadi tiga periode. Dia menegaskan bahwa pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah, digelar pada 14 Februari dan November 2024.

“Ini perlu dijelaskan jangan sampai nanti muncul spekulasi bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan Pemilu, atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan presiden, dan juga yang berkaitan dengan soal tiga periode,” kata Jokowi dalam rapat bersama para menteri, yang diunggah melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (10/4).

Dia berujar bahwa agenda Pemilu dan Pilkada serentak telah ditetapkan. Bahkan persiapan Pemilu dan Pilkada sudah akan dimulai pada Juni 2022.

“Karena memang ketentuan undang-undangnya 20 bulan sebelum pemungutan suara,” tutur dia.

Penanda tahapan Pemilu akan dimulai yaitu dengan melantik jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027.

Usai pelantikan KPU-Bawaslu, Jokowi meminta jajarannya berkoordinasi untuk membahas payung hukum jelang pelaksanaan Pemilu dan Pilkada.

“Yang ini kita belum punya pengalaman serentak itu betul-betul bisa kita persiapkan dengan matang,” imbuhnya.(yaya)