Gelar Rakernas Pilih Calon Presiden, NasDem Beberkan Kriteria Sosok Capres

Fokusmedan.com : Partai NasDem akan menggelar rapat kerja nasional khusus untuk mencari calon presiden yang akan diusung. Rapat kerja akan digelar pertengahan Juni 2022.

Sebelumnya, NasDem menginginkan menggelar konvensi calon presiden. Namun batal karena tidak mendapatkan koalisi untuk menjamin capres yang akan diusung.

“Dalam rapat kerja nasional ini, NasDem akan menyelenggarakan rapat kerja nasional khusus pada pertengahan bulan Juni 2022, agenda utama rapat kerja nasional khusus tersebut adalah menghasilkan tiga calon presiden untuk ditampilkan pada masyarakat, untuk memberikan penilaiannya sebelum Nasdem mengambil satu calon presiden,” ujar Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate di Jakarta, Minggu (10/4).

Tiga calon presiden akan dipilih melalui mekanisme dengar pendapat pengurus wilayah NasDem dari tingkat terendah.

“Mulai dewan pimpinan ranting, dewan pimpinan cabang, dewan pimpinan daerah, yang akan disuarakan melalui DPW di tingkat provinsi yang akan mengambil bagian di rapat kerja nasional tersebut,” jelas Johnny.

Kriteria Capres yang Dibidik Nasdem

Johnny mengatakan, NasDem akan melihat tokoh yang sudah ramai dibicarakan di publik sebagai calon presiden. Misalnya dari hasil lembaga survei, muncul nama-nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

“Kita memperhatikan tidak saja apa yang ada di ruang publik, yang terkait proses elektoral, yang ada di ruang publik itu kan hasil dari lembaga-lembaga survei, itu pasti menjadi perhatian. Karena calon presiden yang ditampilkan harus memenuhi syarat-syarat elektoral,” kata Menteri Kominfo ini.

Selain masalah elektoral, NasDem juga mempertimbangkan tokoh yang bisa menjaga kelanjutan pembangunan oleh Presiden Joko Widodo. Ini juga menjadi syarat calon presiden yang akan diusung NasDem.

“Tetapi menurut saya itu tidak cukup, kalau dari Nasdem itu ada satu yang penting, yaitu calon presiden yang harus punya kemampuan, dia harus menjaga kontinuitas pembangunan yang saat ini sedang kita lakukan. Yang menurut NasDem pembangunan saat ini kebijakannya sudah ada di jalan yang benar, itu syaratnya,” kata Johnny.

Dalam memilih calon presiden tersebut, NasDem akan menggaet para akademisi. NasDem ingin melakukan pendekatan berbasis sains untuk memilih calon presiden.

“Sehingga NasDem tentu akan melibatkan akademis dan memperhatikan pendekatan yang scientific untuk menghasilkan calon presiden yang tepat, untuk disampaikan ke masyarakat untuk menilai sebelum kami mengambil satu calon presiden final, setelah terbentuk koalisi yang memenuhi syarat presidential threshold,” kata Johnny.(yaya)